Logo Header Antaranews Kepri

Pesawat Air India tujuan Inggris jatuh

Kamis, 12 Juni 2025 18:30 WIB
Image Print
Ilustrasi kecelakaan pesawat di India. /ANTARA/Anadolu/py

Istanbul (ANTARA) - Sebuah pesawat penumpang milik maskapai Air India dengan tujuan London mengangkut 242 orang dilaporkan jatuh pada Kamis (12/6), tak lama setelah lepas landas dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel di negara bagian Gujarat, India barat.

Menurut otoritas setempat, pesawat tersebut jatuh di kawasan permukiman Meghaninagar, Ahmedabad, setelah lepas landas pada pukul 13.39 waktu setempat (08.09 GMT/15:09 WIB). Layanan darurat segera dikerahkan ke lokasi kejadian.

Hingga berita ini disiarkan, jumlah korban belum dapat dikonfirmasi, namun dikhawatirkan akan terdapat banyak korban jiwa.

Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India (DGCA) menyebutkan bahwa pesawat tersebut membawa 242 orang, termasuk dua pilot dan 10 awak kabin.

Menurut DGCA, pesawat sempat mengirim sinyal darurat (Mayday) kepada pengatur lalu lintas udara (ATC) sesaat setelah mengudara, namun tidak merespons komunikasi selanjutnya.

Pihak Air India membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut. Mereka menyatakan bahwa penerbangan AI171 yang menuju Bandara London Gatwick mengalami “insiden” tak lama setelah lepas landas dari Ahmedabad.

“Saat ini kami masih menghimpun informasi secara menyeluruh,” tulis Air India melalui akun resmi mereka di platform X.

Pihak Bandara Gatwick menyampaikan bahwa pesawat dijadwalkan mendarat di London pada pukul 18.25 waktu setempat.

Pimpinan Air India, N. Chandrasekaran, menyampaikan rasa duka mendalam atas insiden tersebut.

“Fokus utama kami saat ini adalah memberikan dukungan penuh kepada seluruh pihak yang terdampak dan keluarga mereka,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

“Kami bekerja sama dengan tim penyelamat di lokasi dan siap memberikan bantuan serta perhatian sebaik mungkin.”

 

Sumber: Anadolu

 

Korban WNI...
 

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi penumpang pesawat Air India yang jatuh di Ahmedabad, India barat.

Menurut Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha, hal tersebut sudah dipastikan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Mumbai yang menerima daftar penumpang pesawat nahas itu.

“Berdasarkan manifes penumpang yang diperoleh KJRI Mumbai, tidak ada WNI yang menjadi penumpang di dalam pesawat yang dimaksud,” kata Judha melalui pernyataan tertulis, Kamis.

Pesawat Air India penerbangan AI171 jatuh tak lama usai lepas landas dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel di Ahmedabad, India barat, Kamis siang waktu setempat.

Pesawat yang sedianya berlepas ke Bandara Gatwick di London, Inggris, tersebut mengangkut total 242 orang yang terdiri dari 232 penumpang dan 10 awak penerbangan.

Menurut maskapai penerbangan nasional India tersebut melalui kanal resminya di X @airindia, ada 169 warga negara India dalam pesawat Boeing 787-8 yang naas tersebut.

Sementara, para penumpang asing dalam pesawat tersebut terdiri dari 53 WN Inggris, tujuh warga negara Portugal, dan seorang warga negara Kanada.

Air India menyatakan bahwa para korban cedera dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Saluran telepon khusus juga telah disediakan maskapai itu untuk kepentingan informasi terkait kecelakaan.

“Air India siap bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang yang menyelidiki kecelakaan ini,” demikian menurut Air India dalam pernyataannya.

Menurut direktorat penerbangan sipil India, dilansir dari Anadolu, pesawat naas itu sempat mengirim sinyal darurat (Mayday) kepada pengatur lalu lintas udara sesaat setelah mengudara, namun tidak merespons komunikasi selanjutnya.

Hingga berita ini disiarkan, jumlah korban belum dapat dipastikan, namun dikhawatirkan akan terdapat banyak korban jiwa. Peristiwa ini juga menjadi kecelakaan besar pertama pesawat Boeing 787.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pesawat Air India tujuan Inggris jatuh di India barat, bawa 242 orang

Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026