Logo Header Antaranews Kepri

SKK Migas dan Medco tambah produksi lapangan Terubuk di Kepri jadi 6.600 BOPD

Selasa, 29 Juli 2025 17:19 WIB
Image Print
Deputi Eksploitasi SKK Migas Taufan Marhaendrajana (tengah) bersama Direktur Utama Medco E&P Ronald Gunawan (kanan) dalam agenda “Produksi Perdana Proyek Terubuk WHP-M” di Jakarta, Selasa (29/7/2025). (ANTARA/Putu Indah Savitri)

Jakarta (ANTARA) - SKK Migas bersama Medco E&P Natuna Ltd. (Medco E&P) menambah produksi di lapangan Terubuk, Kepulauan Riau (Kepri), melalui produksi perdana minyak dan gas bumi Proyek Terubuk Well Head Platform (WHP) M.

“Dengan mulai beroperasinya WHP-M ini, artinya pekerjaan proyek Terubuk sudah dapat kita lakukan,” kata Deputi Eksploitasi SKK Migas Taufan Marhaendrajana dalam agenda “Produksi Perdana Proyek Terubuk WHP-M” di Jakarta, Selasa.

Proyek itu menambah kapasitas produksi Terubuk menjadi 6.600 barel minyak per hari (BOPD) dan 60 mmscfd gas, bagian dari upaya SKK Migas dan KKKS dalam memenuhi target nasional. WHP-M sendiri memproduksi 3.000 BOPD dan 40 mmscfd.

Produksi perdana migas dari Proyek Terubuk Well Head Platform (WHP) M di South Natuna Sea Block B dimulai 25 Juli 2025, tiga bulan lebih cepat dari target awal, yaitu Oktober.

Proyek ini juga mencatat penyelesaian fabrikasi topside dalam waktu enam bulan, satu bulan lebih cepat dari WHP-L dan jauh di bawah rata-rata proyek lepas pantai yang memakan waktu 10 hingga 12 bulan.

Direktur Utama Medco E&P Ronald Gunawan menyampaikan, produksi perdana WHP-M merupakan lanjutan dari peresmian produksi minyak dan gas bumi perdana dari dua lapangan proyek bernama Forel dan Terubuk yang berada di perairan Natuna, Provinsi Kepulauan Riau oleh Presiden Prabowo.

Peresmian produksi perdana ini, kata dia, merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mendorong peningkatan produksi nasional secara berkelanjutan.

“Selain itu, menjadi langkah nyata menuju masa depan yang berkelanjutan,” kata dia.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: SKK Migas-Medco tambah produksi lapangan Terubuk jadi 6.600 BOPD



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026