PLN Batam salurkan Beasiswa Sahabat Terang kepada 60 pelajar

id kepri batam,beasiswa,sahabat terang,pln batam

PLN Batam salurkan Beasiswa Sahabat Terang kepada 60 pelajar

Petugas PLN Batam melakukan pengecekan di kawasan pembangkit listrik di Kota Batam, Kepri. ANTARA/HO-Humas PLN Batam

Batam (ANTARA) - PT PLN Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menyalurkan program Beasiswa Sahabat Terang kepada 60 penerima dengan secara langsung mengirim dana beasiswa itu ke rekening penerima setiap bulan.

"Besaran beasiswa bervariasi, ada yang menerima Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per bulan selama enam bulan, tergantung kebutuhan masing-masing penerima," kata Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Batam Novi Hendra dikonfirmasi di Batam, Kamis.

Ia menyebut secara rinci tentang penerima beasiswa itu, yakni 10 pelajar, tujuh mahasiswa program Diploma III, 13 mahasiswa program Strata 1 atau D4, 10 pelajar kurang mampu, dan 20 mahasiswa kurang mampu.

Baca juga: Belanja Daerah pada APBD Perubahan Kepri 2025 naik Rp15 M

Selain bantuan biaya pendidikan, kata dia, para penerima akan mendapatkan pelatihan komunikasi, advokasi, dan kepemimpinan dari PLN Batam.

Ia menjelaskan program ini dirancang untuk membentuk duta komunikasi PLN yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga aktif menyebarkan informasi positif tentang kelistrikan di tengah masyarakat.

"Beasiswa Sahabat Terang ini bukan hanya bentuk komitmen PLN Batam dalam mendukung pendidikan, tetapi juga upaya kami melahirkan generasi muda yang peduli dan mampu menyampaikan informasi kelistrikan secara positif di masyarakat," kata dia.

Dia mengharapkan para penerima beasiswa akan menjadi bagian dari upaya penguatan hubungan antara PLN dan masyarakat melalui kegiatan sosial serta produksi konten edukatif tentang kelistrikan.

Baca juga:
Dinkes: Program CKG di Batam telah jangkau lebih dari tujuh ribu siswa

Disnakertrans Kepri sebut bursa kerja di Batam jadi percontohan

Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE