Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo memastikan isu penemuan puluhan potongan kepala kucing di Pasar Sepanjang, Sidoarjo, Jawa Timur yang kemudian viral di media sosial adalah tidak benar.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Taman Inspektur Polisi Dua (Ipda) Andri Sasongko menegaskan dalam video viral yang pertama kali diunggah oleh akun media sosial TikTok @momscat.tina dan menampilkan kesaksian beberapa pedagang terkait penemuan bangkai kepala kucing di sekitar lapak berjualan tidak terbukti kebenarannya.
"Kabar itu adalah hoaks. Salah satu pedagang wanita dalam video itu berinisial S sudah kami mintai keterangan dan ternyata yang bersangkutan pun tidak mengetahui secara langsung adanya kejadian itu, hanya dengar dari cerita mulut ke mulut," kata Andri kepada ANTARA di Sidoarjo, Kamis.
Andri menjelaskan pihaknya sudah mengkonfirmasi Kepala Pasar Sepanjang, Sumali, terkait hal itu.
Ia menyatakan pihak pengelola pasar sudah memastikan isu itu merupakan kabar yang tidak benar dan hanya bersumber dari keterangan tanpa bukti beberapa pedagang.
Andri menuturkan juga meminta keterangan petugas kebersihan di pasar terkait yang juga menyatakan tidak pernah ditemukan bangkai kepala kucing sesuai apa yang dikatakan pedagang dalam video yang beredar.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan kejadian yang meresahkan masyarakat kepada polisi.
Senada dengan Andri, Kepala Bidang Pasar Disperindag Kabupaten Sidoarjo M. Sulton Hasan turut memastikan isu itu tidak benar adanya.
Ia menjelaskan pihaknya melakukan verifikasi kepada pedagang-pedagang terkait di Pasar Sepanjang pada Rabu (6/8). Dari kunjungan, pihaknya tidak menemukan kebenaran atas isu itu.
Berita ini tayang di Antaranews.com dengan judul: Polisi pastikan penemuan puluhan kepala kucing di Sidoarjo tak benar

Komentar