Bapenda Batam: Pendapatan pajak PBB naik 6.000 persen dengan QRIS

id bi kepri,qris,bapenda batam,pemkot,kepri batam

Bapenda Batam: Pendapatan pajak PBB naik 6.000 persen dengan QRIS

Masyarakat Batam memindai QRIS untuk membayar pajak pada acara Roadshow Bapenda Batam, Kepri (19/5/2025). (ANTARA/HO-Bapenda Batam)

Batam (ANTARA) - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mencatat pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) melalui pembayaran QRIS melonjak hingga 6.000 persen dari tahun 2023 ke 2024.

Kepala Bapenda Batam Raja Azmansyah mengatakan transaksi PBB-P2 lewat QRIS pada 2023 sebesar Rp79 juta, sementara di 2024 mencapai Rp4,9 miliar.

“Sekarang pajak PBB-P2 dan PKB (Pajak Kendaraan Motor) sudah bisa dibayar dengan QRIS. Ke depan, kami usahakan semua jenis pajak dapat dibayar secara non-tunai. Data kami menunjukkan, khusus PBB-P2, peningkatan pendapatan lewat QRIS ini mencapai 6.000 persen,” ujar Raja di Batam, Senin.

Raja menjelaskan bahwa penggunaan QRIS memberikan kemudahan dan ketepatan pembayaran pajak bagi masyarakat.

“Dengan QRIS, pembayaran pajak menjadi smart payment yang mudah, terukur, dan tidak perlu mengurus kembalian. Masyarakat, termasuk ibu rumah tangga, bisa membayar langsung sepanjang punya mobile banking atau e-wallet,” katanya.

Bapenda Batam juga gencar melakukan sosialisasi melalui ‘Roadshow‘ ke lingkungan masyarakat serta memanfaatkan media sosial untuk mengedukasi warga terkait manfaat pembayaran non-tunai.

Kendala utama, menurut Raja, adalah sebagian masyarakat yang belum familiar dengan QRIS.

“Makanya kami lakukan edukasi yang bersifat jemput bola dengan Roadshow, di seluruh 12 kecamatan dari bulan Mei hingga akhir Agustus. Untuk menjangkau masyarakat dalam membayar pajak dengan QRIS,” kata dia.

Ia juga mengatakan bahwa Pemko Batam sendiri telah memiliki peraturan wali kota yang mewajibkan pembayaran pajak secara non-tunai.

Meski QRIS memiliki batas transaksi hingga Rp20 juta, Bapenda Batam juga menyediakan metode pembayaran lain seperti virtual account untuk pajak dengan nominal lebih besar.

“Bagi kami, yang terpenting adalah membuka sebanyak mungkin kanal pembayaran agar masyarakat mudah membayar pajak,” kata Raja.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bapenda Batam catat pendapatan pajak PBB naik 6.000 persen dengan QRIS

Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE