
DPP PPP Bagi-bagi Sembako di Batam

Batam (ANTARA Kepri) - DPP Partai Persatuan Pembangunan melakukan bagi-bagi sembako dan menanam pohon di Kota Batam Kepulauan Riau untuk merayakan hari lahir (harlah) ke-40 partai itu.
Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP Ahars Sulaiman di Batam, Senin mengatakan bagi-bagi sembako dilaksanakan sepanjang Januari 2013 di beberapa lokasi di Batam, bekerja sama dengan paguyuban dan organisasi masyarakat yang ada.
"Ada 1.500 paket sembako yang dibagikan di lima titik di Batam, yaitu Sei Beduk, Bengkong, Sekupang, Batu Ampar dan Nongsa," kata dia.
Selain itu, kader PPP juga membagikan sembako di daerah pemilihan masing-masing. "Seperti Irwansyah, dia sudah membagikan di Belakang Padang," kata dia.
Penanaman pohon, kata dia, dilaksanakan 20 Januari 2013 di beberapa lokasi. Rencananya, PPP menanam 5.000 batang pohon untuk "menghijaukan" Batam.
Ia mengatakan kegiatan harlah PPP se-Kepri dipusatkan di Batam, sedang kabupaten kota di Kepri lainnya belum direncanakan.
PPP juga membuka kesempatan bagi organisasi mahasiswa dan paguyuban lainnya untuk bergabung dalam program bakti sosial itu.
PPP menargetkan enam kursi di DPRD Kepri, atau meningkat dari perolehan 2009 sebanyak empat kursi.
Dua kursi tambahan ditargetkan berasal dari penambahan daerah pemilihan di Batam dan satu kursi lagi dari Kabupaten Anambas.
"Dengan mempertahankan perolehan kemarin dan tambah dua kursi lagi dari Batam dan Anambas," kata dia.
Rencananya, KPU akan menambah daerah pemilihan di Batam menjadi Batam Barat dan Batam Timur. Dengan pemecahan dua dapil baru, kata dia, diharapkan PPP mendapat tambahan kursi.
Selain itu, diharapkan PPP juga meraih satu kursi dari Anambas.
"Sekarang, Wabup Anambas itu dari PPP, maka kami targetkan penambahan satu kursi dari Anambas," kata dia.
Ia menambahkan, target enam kursi di DPRD Kepri itu realistis dan optimis diraih, dengan kerja keras yang dilakukan seluruh kadernya. (ANTARA)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
