Logo Header Antaranews Kepri

TNI AL budidaya udang vaname perkuat ketahanan pangan di Bintan-Kepri

Selasa, 9 September 2025 05:48 WIB
Image Print
Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bintan dan FKPD menebar 160 ribu ekor benih udang vaname di kolam budidaya yang berada di Desa Pengujan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Senin (8/9/2025). ANTARA/HO-Lanal Bintan

Tanjungpinang (ANTARA) - Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bintan menebar 160 ribu ekor benih udang vaname di sembilan kolam budidaya yang berada di Desa Pengujan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Kolam budidaya di atas lahan seluas lima hektare itu diproyeksi mampu menghasilkan 4,2 ton udang vaname, dengan target keberhasilan panen di angka 80 sampai 90 persen.

"Target kami bisa mencapai 140 ribu ekor udang hidup, dengan berat rata-rata 30 gram saat masa panen," kata Komandan Lanal Bintan Kolonel Laut (P) Eko Agus Susanto dan jajaran FKPD saat menabur benih udang vaname, Senin.

Kolonel Eko menjelaskan budidaya udang ini telah dipersiapkan selama beberapa bulan terakhir, yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan di sektor perikanan daerah tersebut. Kegiatan ini juga sempena memperingati HUT ke-80 TNI AL.

Ia turut menjelaskan udang dengan nama latin litopenaeus vannamei ini juga dikenal dengan nama udang kaki putih atau udang putih pasifik atau udang raja. Spesies udang yang berasal dari timur Samudra Pasifik ini dinilai sebagai jenis udang yang sangat cocok untuk dibudidayakan.

Selain itu, katanya, udang vaname jadi salah satu jenis udang yang populer untuk dibudidayakan di Indonesia, hampir semua petambak di berbagai daerah membudidayakan udang yang kaya akan manfaat tersebut.

"Masa panen berkisar antara empat sampai lima bulan, bahkan cukup tiga bulan jika kondisi pertumbuhan lebih cepat," ungkap Komandan Lanal Bintan.

Sementara, Bupati Bintan Roby Kurniawan mengapresiasi TNI AL khususnya Lanal Bintan ikut berupaya mewujudkan ketahanan pangan daerah. Ini sejalan dengan salah satu program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto yang fokus pada kemandirian dan ketahanan pangan Indonesia.

Menurutnya kegiatan ini bukan sekedar menabur benih, tapi sekaligus menabur harapan untuk masa depan Indonesia yang lebih baik, dengan kemandirian pangan yang dimulai dari daerah.

Roby berharap keberadaan tambak udang yang dikelola Lanal Bintan itu bisa menjadi salah satu kekuatan baru guna meningkatkan ketahanan pangan daerah perbatasan itu.

"Kami juga mengajak semua elemen berkolaborasi menciptakan kemandirian pangan yang tentunya akan membawa kemajuan dan kesejahteraan, khususnya di Bintan," kata Roby.



Pewarta :
Editor: Laily Rahmawaty
COPYRIGHT © ANTARA 2026