Logo Header Antaranews Kepri

Presiden panggil menteri Airlangga, Bahlil, hingga Raja Juli ke Istana

Selasa, 9 September 2025 14:45 WIB
Image Print
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/9/2025). (ANTARA/Fathur Rochman)

Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Istana Kepresidenan, Selasa, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Berdasarkan pantauan ANTARA di lapangan, para menteri mulai berdatangan ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta sekitar pukul 14.00 WIB untuk mengikuti rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Prabowo.

Airlangga mengatakan dirinya dipanggil Presiden untuk membahas isu terkait ekonomi.

"Nanti kita lihat, ya biasalah kalau di tempat saya kan ekonomi, update," kata Airlangga.

Airlangga menyebut, selain dirinya Presiden Prabowo juga memanggil Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Baca juga: Sri Mulyani resmi serahkan jabatan Menteri keuangan ke Purbaya Yudhi Sadewa

Sementara itu, Raja Juli mengatakan dirinya telah menyiapkan data terkait hutan sebagai cadangan pangan, energi, dan air.

"Saya kira nanti saya akan menyiapkan bahan tentang hutan cadangan pangan dan energi dan air," kata dia.

Selain itu, dirinya juga akan menyampaikan kepada Presiden Prabowo tentang perkembangan Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI) di Aceh serta rencana restorasi hutan di Way Kambas.

"Kemungkinan Pak Presiden akan menanyakan progres PECI, Peusangan Elephant Conservation Initiative di aceh yang lahannya Pak Presiden yang diberikan untuk koservasi gajah dan juga rencana restorasi hutan di way kambas," ucapnya.

Nampak hadir pula Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid serta Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Baca selanjutnya,
Sri Mulyani serahkan jabatan Menkeu ke Purbaya Yudhi Sadewa...

Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati resmi menyerahkan jabatannya ke Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melalui prosesi serah terima jabatan di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kekurangannya selama menjadi Menteri Keuangan.

“Tak ada gading yang tak retak. Tak ada manusia yang sempurna. Pasti dalam menjalankan amanah ada kekurangan dan kekhilafan. Untuk itu, saya dengan rendah hati memohon maaf,” kata Sri Mulyani.

Ia berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantunya selama menjabat sebagai bendahara negara, termasuk menteri rekanan, DPR, lembaga yudikatif, dunia usaha, akademisi, media, serta masyarakat.
Sri Mulyani mengatakan dukungan, masukan, dan kritik membangun yang ia terima sangat berarti untuk memperbaiki kebijakan dan respons Kementerian Keuangan dalam menjalankan tugas negara.

Dia pun mengucapkan selamat kepada Purbaya atas amanat baru yang ia terima sebagai Menteri Keuangan.

“Selamat mengemban amanat dan tanggung jawab yang sangat penting, yaitu mengelola dan menjaga keuangan negara serta memimpin Kementerian Keuangan. Semoga Pak Yudhi memberikan kemudahan dan sukses membantu Presiden Prabowo,” ujar dia.

Baca juga: Rupiah melemah dipengaruhi pergantian Menteri Keuangan Sri Mulyani

Untuk jajaran Kemenkeu, ia berpesan untuk terus menjaga keuangan negara dan Kemenkeu sebagai pilar stabilitas dan instrumen yang luar biasa penting untuk mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia sekaligus kemajuan bangsa.

“Jalankan dan lanjutkan tugas dengan amanah, profesional, kompeten, dan jaga selalu integritas. Bantu pimpinan yang baru dan terus melaksanakan tugas dengan dedikasi,” tambahnya.

Sri Mulyani juga meminta masyarakat untuk menghargai privasinya sebagai individu.

“Saya pamit undur diri pagi hari ini. Dan mohon mulai saat ini untuk menghormati ruang privasi kami atau saya sebagai warga negara biasa,” tuturnya.

Menutup sambutannya, ia berharap masyarakat tak pernah lelah untuk mencintai Indonesia.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo panggil Airlangga, Bahlil, hingga Raja Juli ke Istana

Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026