
Polresta Barelang beri pembinaan untuk cegah aksi anarkis di 15 sekolah

Batam (ANTARA) - Kepolisian resor kota (Polresta) Barelang, Polda Kepulauan Riau memberikan pembinaan dan penyuluhan (binluh) tentang pencegahan aksi anarkis kepada para pelajar yang dilaksanakan serentak di 15 sekolah di Kota Batam.
Kasat Binmas Polresta Barelang Kompol Yulianti Asril di Batam, Senin, mengajak pelajar tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu atau informasi ajakan demonstrasi yang tersebar di media sosial.
“Pelajar hendaknya fokus menuntut ilmu dan meraih prestasi untuk mempersiapkan diri menuju Indonesia Emas, serta tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat mengganggu proses belajar maupun ketertiban umum,” kata Yulianti.
Baca juga: BC Batam sediakan konter khusus Imei untuk PMI deportasi
Selain itu, Personel Satbinmas yang hadir di sekolah-sekolah juga memberikan binluh tentang bahaya narkoba, pergaulan bebas, serta pentingnya bijak dalam bermedia sosial agar tidak mudah terpengaruh dengan berita hoaks.
Para pelajar juga diimbau untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas ketika berkendaraan demi keselamatan bersama.
“Kami hadir langsung di sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman kepada para pelayar agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berkembang, serta menekankan pentingnya menjaga masa depan dan prestasi,” ujarnya.
Tidak hanya siswa, para guru dan kepala sekolah serta orang tua siswa juga diajak untuk bersama-sama menjaga anak-anak dari hal-hal yang dapat merugikannya.
Yuliarti menambahkan, kegiatan binluh ini diharapkan terciptanya sinergi yang erat antara Polri, sekolah dan masyarakat dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman, tertib serta kondusif.
Baca juga: BMKG prakirakan cuaca Kepri hari ini berawan
“Dengan demikian, para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, disiplin, dan berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa,” katanya.
Menurut Yulianti, kegiatan binluh ini mendapat respon positif dari pihak sekolah, yang menyatakan siap bekerja sama dengan kepolisian dalam membimbing siswa, sekaligus berkomitmen untuk segera berkoordinasi apabila ditemukan adanya indikasi yang dapat mengganggu keamanan maupun ketertiban di lingkungan sekolah.
Kelimabelas sekolah yang didatangi berasal dari seluruh jenjang pendidikan, mulai SD, SMP dan SMA/SMK, diantaranya SMA Negeri 4 Batam, SMAN 10 Bata, SMA IT Ulil Albab, SMA Neger 25 Batam, SMP Kartini, MA Amanutul Ummah, SMKN 7, SMK Negeri 2, MTsN 2, SMA Negeri 14, SMA Negeri 23, SMA Negeri 28, serta SD-SMP IT Al Farabi.
Baca juga:
BPBD Natuna bantu pindahkan perabot rumah warga yang terdampak banjir
Gubernur Ansar lepas ekspor 7 ton ikan kerapu ke Hongkong
Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
