Logo Header Antaranews Kepri

BGN jalin komunikasi dengan sekolah di Natuna untuk cegah alergi siswa

Kamis, 18 September 2025 17:20 WIB
Image Print
Menu MBG SPPG Batu Hitam di Natuna, Kepri pada awal September 2025. ANTARA/HO-SPPG Batu Hitam, Natuna

Natuna (ANTARA) - Badan Gizi Nasional (BGN) menjalin komunikasi dan kerja sama dengan sejumlah sekolah di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, untuk mencegah terjadinya kasus alergi pada peserta didik penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Koordinator BGN Wilayah Kabupaten Natuna Lutshia Widi Febiana di Natuna, Kamis, mengatakan langkah ini dilakukan untuk memastikan program MBG berjalan aman dan tepat sasaran, sekaligus menekan potensi risiko kesehatan pada anak-anak.

“Sejauh ini belum ada sekolah yang melaporkan adanya penerima manfaat yang alergi terhadap menu makanan yang disajikan,” ucap dia.

Baca juga: Prevalensi stunting di Batam sebesar 1,26 persen pada triwulan II 2025

Ia menambahkan selain menyalurkan makanan bergizi, BGN juga menaruh perhatian besar pada aspek keamanan konsumsi. Karena itu, pihaknya menjalin hubungan erat dengan dinas terkait dan sekolah agar setiap informasi mengenai kesehatan siswa, termasuk riwayat alergi, dapat terdata dengan baik.

Sekolah diminta aktif mendata kondisi kesehatan siswa, terutama terkait catatan alergi terhadap bahan pangan tertentu. Data tersebut kemudian disampaikan kepada penyedia makanan MBG, sehingga menu yang diberikan bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa.

Selain sekolah, BGN juga bekerja sama dengan posyandu untuk melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi penerima manfaat dari kelompok B3, yang mencakup ibu hamil, ibu menyusui dan balita.

“Kolaborasi ini penting agar program MBG tidak hanya memastikan anak-anak dan penerima manfaat lainnya mendapatkan gizi seimbang, tetapi juga menjaga keselamatan mereka dari risiko alergi atau gangguan kesehatan lain yang mungkin muncul,” katanya.

Baca juga: Pemkab Natuna siapkan 2 tenaga kesehatan untuk Sekolah Rakyat

Ia menjelaskan distribusi MBG untuk anak sekolah dilakukan melalui sekolah, sementara untuk kelompok B3 disalurkan melalui posyandu.

Program MBG digulirkan pemerintah sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak usia sekolah serta kelompok rentan lainnya.

“Untuk saat ini baru tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Natuna, dari 19 unit yang direncanakan,” ujar Lutshia.

Baca juga:
UMKM Batam rasakan manfaat jadi binaan Bank Indonesia Kepri, bisa tembus pasar global

TNI AU Natuna pemeriksaan kesehatan gratis sambut HUT Ke-80 TNI


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BGN jalin komunikasi dengan sekolah di Natuna cegah alergi siswa



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026