
Pemkot Batam Harus Kendalikan Harga

Batam (ANTARA Kepri) - Anggota DPRD Kota Batam Asmin Patros meminta Pemerintah Kota Batam mengendalikan harga barang kebutuhan pokok agar tidak terus melambung tinggi dan meresahkan masyarakat.
"Pemerintah Kota Batam harus melakukan pengawasan harga seiring dengan mulai melonjaknya harga sejumlah barang kebutuhan bahan pokok di pasaran. Jangan terus dibiarkan naik tidak terkendali," kata Asmin di Batam, Senin.
Politisi dari Partai Golkar itu mengatakan, bila pemerintah kota gagal mengendalikan kenaikan harga maka kenaikan UMK Batam dari Rp1,4 juta pada 2012 menjadi Rp2,04 pada 2013 tidak akan ada artinya.
"Masyarakat tidak akan merasakan manfaat dari kenaikan UMK jika harga tidak terkendali. Pemerintah Kota Batam harus terus melakukan pengawasan dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi," kata dia.
Ia mengatakan, tim pengawasan dari pemerintah seharusnya terus melakukan pengawasan dan memastikan harga di pasar stabil seperti apa yang dilakukan pada beberapa daerah lain di luar Batam.
"Harga pasar tidak boleh dilepaskan begitu saja sehingga melebihi harga eceran tertinggi, pemerintah harus melakukan intervensi dan pengawasan," kata Asmin.
Sementara itu, Dinas Perindustrian Perdaganagan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag dan ESDM) Kota Batam memperkirakan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok akan tetap tinggi hingga Maret.
"Harga bahan pokok, terutama daging, sayur mayur, telur dan ikan di Batam yang masih harus didatangkan dari luar daerah akan tetap tinggi sebab cuaca buruk mengakibatkan gagal panen di daerah asal," kata Kepala Disperindag dan ESDM Kota Batam Amsakar Ahmad.
Ia mengatakan, curah hujan yang tinggi di Jawa dan Sumatra sebagai daerah penyuplai kebutuhan pokok ke Batam adalah faktor utama naiknya harga. Selain itu, angin utara yang masih melanda perairan Kepulauan Riau juga mengakibatkan pasokan tersendat.
Amsakar mengatakan berdasarkan pantauan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Batam, daging sapi naik dari Rp90 ribu menjadi Rp100 ribu/kg. Ayam ras dari Rp30 ribu menjadi Rp32 ribu/kg, telur ayam dari Rp1.000 menjadi Rp1.200/butir.
Cabai merah keriting mengalami kenaikan signifikan, dari Rp24 ribu menjadi Rp32 ribu/kg, bayam, kangkung mengalami kenaikan rata-rata Rp1.500/kg, ikan tongkol, tenggiri dan sejenisnya juga naik Rp2.000 sampai Rp3.000/kg.
"Dengan kondisi seperti ini, kemungkinan setelah Maret baru akan normal, setelah cuaca membaik dan angin utara mereda," kata Amsakar. (ANTARA)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
