Logo Header Antaranews Kepri

Pengusutan Penyelewengan Solar Pertamina Dilimpahkan ke Polisi

Rabu, 6 Februari 2013 21:26 WIB
Image Print

Karimun (Antara Kepri) - Penyidik Kantor Wilayah Khusus Direktorat Jenderal Bea Cukai Kepulauan Riau melimpahkan pengusutan penyelewengan solar bersubsidi milik Pertamina yang diduga melibatkan tanker MT Serena II dan KM Cahaya ke Polda Kepri.

"Penyidikan kami limpahkan ke polisi karena kami tidak menemukan pelanggaran kepabeanan ekspor maupun impor sesuai kewenangan yang kami miliki," kata Kepala Bidang Penyidikan dan Barang Hasil Tindakan Kanwil Khusus Ditjen Bea Cukai Kepri Budi Santoso di Kantor BC Kepri, Kecamatan Meral, Karimun, Rabu.

MT Serena II mengangkut sekitar 3.680 matrik ton solar bersubsidi dari depo Pertamina Pulau Sambu ditangkap kapal patroli BC 9002 saat pindah muatan secara ilegal ke lambung KM Cahaya di perairan Lobam, Pulau Bintan, Selasa (29/1) .

Budi Santoso menjelaskan, berdasarkan penelitian dan penyelidikan, pihaknya tidak menemukan tindak pidana penyelundupan eskpor maupun impor karena kedua kapal tersebut sama-sama berbendera Indonesia.

"Kami sudah konfirmasi ke Batam dan Bengkalis bahwa kedua kapal itu berbendera Indonesia, sehingga pelanggaran dari sisi kepabeanannya tidak ada. Sedangkan barang yang diangkut berasal dari dalam dan tujuannya juga ke dalam," jelasnya.

Penyidik, kata dia, tidak akan mengembangkan kasus tersebut dengan meminta keterangan kepada Pertamina jika belum menemukan bukti awal tindak pidana kepabeanan.

"Pihak Pertamina belum sempat dipanggil karena kami harus yakin dulu ada tindak pidana kepabeanan. Tidak mungkin kami teruskan sesuatu yang bukan kewenangan kami," ucapnya.

Dia juga mengatakan berita acara pelimpahan perkara, barang bukti maupun nakhoda dan seluruh awak kapal sudah ditandatangani dengan Direktorat Polair Polda Kepri melalui Kasubdit Penegakan Hukum Ditpolair Mabes Polri.

"Berita acara serah terima baru saja kita tandatangani sehingga kasus ini tidak lagi menjadi kewenangan kami," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kabid Penindakan dan Sarana Operasi Agus Wahyono mengatakan, kedua kapal berikut muatannya sudah ditarik ke Batam.

"MT Serena II kita kawal menuju Batam tadi malam dan tiba sekitar pukul 05.00 WIB tadi pagi. Sedangkan KM Cahaya juga sudah kami kawal menuju Batam tadi pagi, mudah-mudahan sudah tiba siang ini," katanya.

Dengan diberangkatkannya kedua kapal tersebut menuju, tambah Agus, maka pengawasan dan pengamanannya menjadi kewenangan Ditpolair Polda Kepri. (Antara)

Editor: Nusarina Yuliastuti



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026