Tanjungpinang (ANTARA) - Kepala Seksi Teritorial Komando Rayon Militer (Korem) 033/Wira Pratama Kolonel Inf Joni Eko menyampaikan pembangunan gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), ditargetkan rampung tiga bulan.
Ia mengatakan pembangunan fisik gerai KDMP di Tanjungpinang itu merupakan bagian dari tujuh titik proyek tahap pertama di seluruh wilayah Provinsi Kepri.
"TNI berperan sebagai pendamping pembangunan, pelaksana utamanya PT Agrinas Pangan Nusantara,” kata Kolonel Joni di Tanjungpinang Timur, Kepri, Jumat (17/10).
Menurut dia, setelah bangunan fisik rampung, gedung koperasi tersebut akan langsung difungsikan guna menunjang kegiatan ekonomi masyarakat.
Untuk wilayah maritim seperti Tanjungpinang, kata Kolonel Joni, Koperasi Merah Putih lebih fokus bergerak di sektor kelautan dan perikanan.
Koperasi membantu kebutuhan nelayan, seperti penyediaan jaring, alat pendingin ikan, dan sarana pendukung lainnya.
Kehadiran KDMP di setiap desa/kelurahan dapat menjadi wadah ekonomi kerakyatan yang kuat serta mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat, lanjutnya.
Baca juga: PLN Batam tandatangani perjanjian bangun PLTGU 120 MW
“Secara semangat, gerakan pembangunan ini sudah dimulai dengan sungguh-sungguh. Semoga menjadi awal yang baik bagi penguatan ekonomi berbasis koperasi, khususnya di Tanjungpinang,” kata Kolonel Joni.
Ia mengatakan besaran anggaran setiap titik pembangunan gedung KDMP di Kepri masih dalam tahap penyesuaian, mengingat perbedaan harga material antarwilayah.
Sebagai gambaran di Pulau Jawa, biaya satu titik pembangunan gedung KDMP sekitar Rp500 juta, namun di luar itu bisa lebih tinggi karena faktor logistik dan distribusi bahan bangunan.
Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan awal pelaksanaan pembangunan gedung KDMP secara serentak dilakukan di seluruh Indonesia secara daring, bersama Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).
“Ini merupakan program penting dari TNI bersama Kementerian Koperasi dan UKM. Pemkot hanya menyediakan lahan, sementara pelaksana pembangunan dibantu TNI dan didanai Pemerintah Pusat,” kata Lis.
Lis mengatakan pembangunan gedung koperasi merah putih tersebut merupakan yang pertama di wilayah Tanjungpinang, khususnya di Kelurahan Tanjungpinang Timur.
Total ada 18 KDMP yang akan dikembangkan di setiap kelurahan di Tanjungpinang. Sebagian di antaranya sudah beroperasi dengan sarana seadanya, sambil menunggu realisasi pembangunan fasilitas permanen dari Kementerian Koperasi dan UKM, katanya, menjelaskan
"Sebagian koperasi yang sudah berjalan, menyewa rumah dan toko (Ruko)," kata Lis.
Baca juga: Polres Anambas usut penyebab kematian seorang PNS di Tarempa

Komentar