Tanjungpinang (ANTARA) - Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) TNI Angkatan Laut (AL) Tahun Anggaran 2025 di Kampung Melayu, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyasar kegiatan fisik dan nonfisik.
Kepala Staf Komando Armada (Koarmada) I Laksamana Pertama TNI Arif Badrudin mewakili Panglima Koarmada I mengatakan TMMD tahun ini mengusung tema "Melalui Bakti TNI AL/TMMD Koarmada I Kita Perkokoh Kemanunggalan TNI dengan Rakyat untuk Mendukung Percepatan Pembangunan Menuju Indonesia Emas".
"Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, lalu memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta mendukung percepatan pembangunan wilayah melalui sinergi antara TNI AL, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat," kata Laksamana Arif saat membuka TMMD TNI AL 2025 di Kampung Melayu, Kelurahan Senggarang, Rabu.
Dia menyampaikan pelaksanaan TMMD di Kampung Melayu meliputi kegiatan fisik, berupa perbaikan tempat ibadah, sarana olahraga, fasilitas MCK umum, serta sumber air bersih.
Sementara kegiatan nonfisik, meliputi penyuluhan kesehatan, pemeriksaan gigi gratis, dan edukasi tentang hidup sehat dengan melibatkan sekitar 500 personel gabungan TNI AL dan masyarakat.
Baca juga: Pastikan harga beras di Kepri tidak lebihi HET, Bapanas dan Satgas Pangan lakukan pengawasan
Ia menyebut TMMD ini merupakan wujud nyata dharma bakti TNI AL dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkokoh semangat gotong royong dan kebersamaan di wilayah kerja Koarmada I.
Kegiatan itu diharapkan menjadi program berkelanjutan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mempererat hubungan harmonis antara TNI dan rakyat.
Laksamana Arif menambahkan pelaksanaan TMMD Koarmada I 2025 dilaksanakan dari tanggal 22 Oktober 2025 sampai 4 November 2025. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur Forkopimda Kota Tanjungpinang, tokoh masyarakat, prajurit TNI AL dan warga sekitar.
"TMMD momentum penting dalam membangun semangat nasionalisme, kepedulian sosial, dan kolaborasi lintas sektor menuju kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah maritim, Indonesia," demikian Kepala Staf Koarmada I.
Baca juga: Polresta Barelang gagalkan penyelundupan 1,9 Kg sabu

Komentar