Logo Header Antaranews Kepri

BKKBN Kepri: Taman Asuh dukung pola asuh anak dari ibu pekerja

Senin, 27 Oktober 2025 11:18 WIB
Image Print
Tamasya di Kantor Perwakilan BKKBN Kepri di Batam, Kepri (24/10/2025). (ANTARA/Amandine Nadja)

Batam (ANTARA) - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Kepulauan Riau (Kepri) menyebutkan pentingnya keberadaan tempat penitipan anak, seperti Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), untuk mendukung pola pengasuhan anak terutama dari ibu yang bekerja.

Kepala Perwakilan BKKBN Kepri Rohina menyampaikan hingga saat ini terdapat 35 titik Tamasya yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di provinsi itu.

“Tamasya mendukung pola pengasuhan anak, sekaligus berdampak pada ekonomi keluarga. Ibu bisa bekerja dan tetap berperan dalam membantu perekonomian rumah tangga,” ujarnya saat dihubungi di Batam, Senin.

Program ini, kata dia, terbukti efektif membantu para ibu, baik yang bekerja di sektor pemerintahan maupun swasta, untuk tetap bisa fokus dalam pekerjaan tanpa mengabaikan tumbuh kembang anak.

Baca juga: BP Batam catat realisasi investasi Rp54,7 triliun sampai September

“Tempat penitipan anak ini sangat menunjang bagi ibu yang bekerja, ASN maupun non-ASN. Tamasya juga memiliki pengasuh berkompeten di tiap titik,” ujarnya.

Rohina menjelaskan Tamasya memiliki empat jenis layanan utama, yakni pendampingan bagi pengasuh, pendampingan bagi anak, pendampingan bagi orang tua, serta layanan rujukan bagi keluarga yang membutuhkan dukungan lebih lanjut.

Menurutnya, respon masyarakat terhadap Tamasya sangat positif.

“Kami melakukan pendekatan langsung kepada pemerintah di kabupaten/kota di Kepri untuk sosialisasi tempat penitipan anak tersebut,” kata dia.

Ia mengatakan bahwa Tamasya di Kepri aktif beroperasi di hari kerja mulai dari pagi hingga sore, dengan jumlah yang berbeda di tiap lokasi.
Baca juga: Hari ini kapal tujuan Buton dan Tungkal tersedia siang

Rohina juga mengatakan bahwa orangtua ada yang memberi bekal untuk anaknya, namun ada juga beberapa lokasi yang memiliki perjanjian dengan orang tua untuk penyediaan makanan di tempat.

Dari total 35 titik Tamasya di Kepri, lanjut dia, di Batam terdapat 13 lokasi, Bintan enam lokasi, Tanjungpinang delapan lokasi, Lingga dua lokasi, Karimun satu lokasi, Natuna tiga lokasi, dan Anambas dua lokasi.

Baca juga:
Polda Kepri dapat tambahan tiga kapal

Langkah strategis melindungi warisan budaya dari klaim negara tetangga



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026