Logo Header Antaranews Kepri

Olahraga Kayak raih emas pertama Indonesia di SEA Games Thailand

Rabu, 10 Desember 2025 16:57 WIB
Image Print
Atlet dayung Indonesia (dari kiri) Ramla Baharuddin, Indra Hidayat, Subhi, Stevani Maysche Ibo bereaksi usai finis pertama pada final kayak 500m campuran berempat SEA Games 2025 di Royal Thai Navy Rowing and Canoeing Training Center, Ban Chang, Rayong, Chon Buri, Thailand, Rabu (10/12/2025). Tim Indonesia meraih medali emas setelah finis pertama dengan raihan waktu terbaik 1 menit 37,916 detik, sementara medali perak diraih tim Singapura dengan catatan waktu 1 menit 38,161 detik dan medali perunggu diraih tim Thailand dengan catatan waktu 1 menit 39,209 detik. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/app/YU (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

Jakarta (ANTARA) - Cabang olahraga kayak menyumbang emas pertama untuk Indonesia di nomor 500 meter campuran SEA Games 2025 di Pattaya Rayong, Chon Buri, Rabu, berdasarkan catatan medali di laman resmi penyelenggara.

Indra Hidayat, Ramla Baharuddin, Subhi, dan Stevani Maysche Ibo melakukan comeback di akhir-akhir lintasan untuk membalap tim Singapura yang lebih dulu memimpin di pertengahan lintasan.

Subhi dkk membukukan catatan waktu akhir 1 menit 37,916 detik, unggul tipis dari Singapura yang mencatat 1 menit 38,161 detik.

Padahal sebelumnya, Singapura unggul tipis 47,32 detik saat memasuki batas 250 meter, sementara tim Indonesia mencatat 47,73 detik yang dibuntuti oleh Thailand dengan catatan 47,77 detik.

Pada babak penyisihan, tim kayak campuran Indonesia berada di peringkat kedua dan terpaut hampir 1 detik dengan tim Singapura.

Indonesia mencatat waktu 1 menit 41,725 detik di babak penyisihan, sementara Singapura di posisi pertama mencatat 1 menit 42,638 detik.

Selain emas, Krisna Septiana dari nomor tunggal kayak slalom putra juga menyumbang medali perak setelah finis pertama, namun mendapatkan penalti dua detik sehingga harus turun peringkat.

Baca juga,
Thailand luncurkan operasi militer dekat perbatasan Kamboja...



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026