Logo Header Antaranews Kepri

Ratusan Buruh Menginap di DPRD Batam

Selasa, 16 April 2013 12:54 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Ratusan buruh PT Ghim Li Batam yang melakukan unjuk rasa sejak Senin siang masih bertahan di DPRD Kota Batam hingga Selasa.

"Kami terpaksa menginap karena tidak mndapat tanggapan dari Komisi IV DPRD Kota Batam seperti yang kami harapkan," kata perwakilan buruh, Dwinanto.

Para buruh, membawa serta anak-anak dan peralatan memasak. Selasa pagi mereka memasak nasi dan lauk pauk dihalaman DPRD Kota Batam dan dimakan bersama-sama.

"Tidak ada pilihan. Kami akan terus bertahan hingga ada tanggapan dari DPRD yang mendesak manajemen mempekerjakan dan mempermanenkan kami," kata dia.

Ia mengatakan, pada Senin sore sempat melakukan pembicaraan dengan DPRD Kota Batam, namun karena pihak manajemen tidak hadir akhirnya tidak ada keputusan.

Buruh, kata dia, tetap bertahan berharap DPRD memanggil manajemen untuk melakukan pembicaraan ulang.

"Ketua Komisi IV menjanjikan akan memangil manajemen. Kami menunggu janji tersebut," kata Dwi.

Berdasarkan jadwal, mulai 16 April hingga enam hari kerja seluruh anggota DPRD Kota Batam menjalani masa reses.

Para buruh mengatakan, tidak diberitahu mengenai hal tersebut.

"Kami tidak diberitahu kalau mereka reses. Namun meskipun reses kami minta anggota DPRD membantu menyelesaikan permasalahan kami dengan perusahaan yang sudah terkatung-katung sejak akhir 2012," kata dia.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Zarefriadi mengatakan sudah mengeluarkan surat keputusan agar perusahaan mempermanenkan buruh tersebut sejak Februari 2013.

"Kami sudah mengeluarkan surat itu. Namun tidak ditaati oleh manajemen," kata dia.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026