
Iran kecam keras niat intervensi Trump ditengah unjuk rasa

Teheran (ANTARA) - Pemerintah Iran mengecam keras pernyataan sejumlah pejabat Amerika Serikat (AS), termasuk Presiden Donald Trump, yang berniat mengintervensi urusan dalam negeri Iran yang tengah dilanda unjuk rasa besar.
Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran mengatakan bahwa langkah tak bertanggung jawab tersebut adalah kelanjutan dan langkah ilegal dan perundungan AS terhadap bangsa Iran.
Pernyataan tersebut, selain melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan hukum internasional terkait kedaulatan negara, juga merupakan hasutan tindak kekerasan dan terorisme melawan rakyat Iran.
Baca juga: AS desak China untuk tahan diri hentikan tekanan militer usai di dekat Taiwan
Kemlu Iran menyebut klaim AS "menyayangi" bangsa Iran sebagai ungkapan yang munafik serta upaya membohongi publik dan menutup-nutupi kejahatan yang telah dilakukan mereka terhadap Iran.
Iran kemudian menyoroti pentingnya peran dan tanggung jawab Sekretaris Jenderal PBB dan Dewan Keamanan PBB untuk melindungi perdamaian dan keamanan internasional menghadapi sikap sepihak AS.
Ditegaskan pula bahwa rakyat Iran tidak akan mengizinkan adanya intervensi dengan niat buruk dalam proses dialog untuk mengatasi masalah dalam negeri.
Sumber: IRNA-OANA
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Iran kecam pernyataan Trump soal urusan dalam negeri Teheran
Pewarta : Nabil Ihsan
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
