UMRAH perkuat peran kampus negeri berbasis kemaritiman di Kepri

id UMRAH, program studi UMRAH, perguruan tinggi negeri tanjungpinang

UMRAH perkuat peran kampus negeri berbasis kemaritiman di Kepri

Gedung B Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) di Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Kepri. ANTARA/Ogen

Tanjungpinang (ANTARA) - Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) mencatat peningkatan jumlah program studi (prodi) baru hingga 100 persen sejak 2020 hingga 2026 yaitu dari semula 18 menjadi 36 prodi, dengan memperkuat prodi berbasis kemaritiman.

"UMRAH juga didukung lima program magister yang telah berjalan," kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Perencanaan UMRAH Doktor Tengku Said Raza’i di Tanjungpinang, Selasa.

Said Raza'i menyebut UMRAH terus memperkuat perannya sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) berbasis kemaritiman di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), melalui pengembangan program studi baru yang strategis dan berorientasi masa depan.

Menurutnya, pengembangan program studi itu merupakan bagian dari agenda strategis universitas dalam menjawab kebutuhan pembangunan nasional, dinamika dunia kerja, serta penguatan keilmuan berbasis kemaritiman.

“UMRAH telah mempersembahkan sejumlah program studi terbaru, seperti Teknik Sipil, Arsitektur, Fisika, dan program studi lainnya," ungkap dia.

Ia menjelaskan penambahan program studi dilakukan melalui perencanaan akademik yang matang, lalu berbasis kajian kebutuhan masyarakat dan dunia usaha, serta tetap mengacu pada standar mutu dan regulasi pendidikan tinggi.

Menurutnya, pengembangan program studi tersebut tidak hanya berfokus pada kuantitas, tetapi juga pada peningkatan kualitas lulusan dan relevansi kompetensi.

Baca juga: Polresta Barelang tetapkan tersangka kebakaran kapal di PT ASL Marine Shipyard

Setiap program studi yang dibuka dipastikan memiliki dukungan sumber daya dosen yang kompeten, kurikulum berbasis Outcome-Based Education, serta sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai.

"Tujuannya agar lulusan UMRAH memiliki daya saing dan mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkap Said.

Ia pun menegaskan pengembangan program studi baru selaras dengan Visi UMRAH, yaitu “Menjadi Pusat Kecemerlangan Pendidikan Tinggi, Riset, Mari-Sociopreneurship, dan Tamadun Maritim di ASEAN.”

Oleh karena itu, lanjutnya, arah pengembangan akademik UMRAH tidak hanya menyiapkan tenaga profesional, tetapi ikut mendorong lahirnya inovasi riset serta jiwa kewirausahaan sosial berbasis kemaritiman.

Kehadiran program studi seperti Teknik Sipil dan Arsitektur, lanjut dia, diharapkan mampu mendukung pembangunan infrastruktur dan pengembangan wilayah kepulauan yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran UMRAH sebagai pusat kajian dan pengembangan tamadun maritim di kawasan ASEAN.

"Kami menargetkan tahun 2028 UMRAH memiliki 60 program studi,” ucapnya.

Dengan target 60 program studi pada tahun 2028, sambungnya, UMRAH optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi, memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan, serta memperkokoh posisinya sebagai universitas unggul berbasis kemaritiman yang berdaya saing regional dan internasional.

Baca juga: Rabu, cuaca Kepri diprakirakan berawan tebal dan berpotensi hujan

Pewarta :
Uploader: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE