Tanjungpinang (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) menyampaikan kondisi cuaca di daerah setempat cenderung stabil dalam beberapa hari ke depan.
Kepala BMKG Tanjungpinang Ahmad Kosasih mengatakan beberapa hari terakhir pantauan cuaca di Tanjungpinang agak ekstrem, seperti curah hujan tinggi disertai angin kencang hingga rob melanda kawasan pesisir, namun kini cuaca mulai kembali normal.
"Secara umum, kondisi cuaca di wilayah Kota Tanjungpinang diprakirakan cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan bersifat lokal, terutama pada siang hari," katanya di Tanjungpinang, Sabtu.
Ia menjelaskan pola cuaca di Tanjungpinang dalam beberapa hari ke depan lebih dipengaruhi oleh faktor meteorologi skala lokal.
Dia mengatakan kondisi kelembapan udara yang relatif basah, suhu muka laut yang masih hangat di sekitar Pulau Bintan, serta labilitas atmosfer ringan hingga sedang berpotensi memicu pertumbuhan awan hujan secara lokal.
Kosasih menjelaskan pada 10-11 Januari 2026, cuaca di seluruh kecamatan di Tanjungpinang, meliputi Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang Barat, Tanjungpinang Timur, dan Bukit Bestari, diprakirakan cerah berawan hingga berawan sepanjang hari, tanpa potensi hujan signifikan.
"Meski demikian, kita tetap harus waspada adanya potensi kemunculan awan Cumulonimbus (Cb) yang dapat menyebabkan hujan tiba-tiba disertai petir/kilat dan angin kencang sesaat, khususnya pada siang hingga dini hari," ujarnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tanjungpinang Teguh Susanto mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan, meskipun secara umum kondisi cuaca relatif stabil.
"Meski cenderung stabil, menurut BMKG potensi hujan lokal yang terjadi secara tiba-tiba tetap perlu diantisipasi, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya masyarakat mengikuti perkembangan informasi cuaca maupun peringatan dini dari sumber melalui kanal resmi BMKG, baik aplikasi InfoBMKG, media sosial, maupun website BMKG agar dapat mengambil langkah antisipatif sejak dini.
Pemkot Tanjungpinang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan terus berkoordinasi dengan BMKG serta menyampaikan informasi cuaca terkini kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko bencana hidrometeorologi.

Komentar