Kepala BNN ke Kepri bahas penguatan penanganan narkoba

id kepala BNN RI, suyudi ario seto, polda kepri, kapolda kepri, bnnp kepri,kota batam, kepri, p4gn, penanganan narkoba

Kepala BNN ke Kepri bahas penguatan penanganan narkoba

(Ki-ka) Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto bersama Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin dan Kepala BNNP Kepri Brigjen Pol. Hanny Hidayat turun dari tangga usai melakukan pertemuan di Mapolda Kepri, Jumat (16/1/2026). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Batam (ANTARA) - Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen Polisi Suyudi Ario Seto, melaksanakan kunjungan kerja awal tahun 2026 di Kepulauan Riau membahas upaya penguatan pencegahan dan pemberantasan narkotika di wilayah perairan terdepan Indonesia tersebut.

Suyudi yang ditemui usai berkunjung ke Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri), Jumat malam, menyebut pentingnya penguatan pencegahan dan pemberantasan narkotika di Kepri mengingat letak geografisnya yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara.

“Wilayah Kepri sebagai provinsi terdepan di Indonesia yang tentunya banyak beririsan dengan beberapa negara tentunya ini menjadi perhatian kami, khususnya masalah narkoba,” kata Suyudi.

Jenderal polisi bintang tiga menekankan, BNN sebagai ujung tombak dalam penanganan narkotika di Indonesia mewaspadai posisi strategis Kepri tersebut.

“Khususnya masalah narkotika yang mungkin kerap masuk ke wilayah ini. Tentunya kami sebagai ujung tombak, kami ingin memberikan penguatan dan kerja sama dengan Polda Kepri dan tentunya dengan pemangku kepentingan terkait,” ujarnya.

Mantan kepala Polda Banten itu akan beraktivitas di Kepri pada akhir pekan ini. Setelah dari Polda Kepri, dijadwalkan akan berkunjung ke BNNP Kepri di Batam esok hari.

Ia menyampaikan, dalam pertemuan dengan Kapolda Kepri Irjen Polisi Asep Safrudin, beserta jajaran Polda Kepri, dirinya juga menyampaikan bahwa dalam penanganan narkoba harus linier.

Baca juga: 49 Bintara Remaja Polda Kepri ikuti pembaretan asah kemampuan Samapta

“Jadi kami sampaikan tadi ke Polda Kepri bahwa penanganan narkotika tidak hanya mengedepankan upaya pemberantasan saja, tapi juga bagaimana menguatkan upaya pencegahan,” katanya.

Selain pencegahan, lanjut dia, juga upaya rehabilitasi menjadi penting dalam penanganan permasalahan narkotika di wilayah Indonesia, khususnya Kepri.

“Rehabilitasi bagi saudara-saudara kita yang sudah kadung terpapar. Kita harus meyakinkan bahwa upaya rehabilitasi adalah upaya pemulihan yang sangat penting,” tegasnya.

Melalui rehabilitasi ini, kata Suyudi, pemerintah menginginkan masyarakat yang terpapar dapat sembuh dan tidak balik lagi menjadi pengguna narkotika.

Selain itu, diperlukan upaya penguatan pemberdayaan masyarakat agar memiliki keterampilan non-teknis dapat melindungi diri sendiri dari bahaya narkoba dan menjadi mitra aparat dalam upaya pemberantasan narkoba di lingkungannya.

“Jadi pemberdayaan masyarakat ini dengan pelatihan, misalnya. Hal seperti ini yang kami arahkan di Kepri, sehingga nanti bisa ditindaklanjuti oleh Kepala BNNP Kepri,” kata dia.

Sementara itu, Safrudin menyampaikan, sebuah kehormatan Kepala BNN menjadikan Kepri sebagai daerah kunjungan pertama di tahun 2026.

Menurut dia, kunjungan ini untuk memperkuat kolaborasi dan kerja sama dalam upaya pencegahan, penegakan hukum terhadap narkotika di wilayah Kepri.

“Diketahui bersama wilayah Kepri ini salah satu pintu masuk narkotika dari luar negeri,” ujar dia.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kepala BNN kuatkan pencegahan dan pemberantasan narkotika ke Kepri

Pewarta :
Uploader: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE