
Menteri Sosial: Pengenalan Sekolah Rakyat penting agar murid betah di asrama

Batam (ANTARA) - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menilai masa pengenalan menjadi kunci agar siswa Sekolah Rakyat (SR) dapat beradaptasi dengan sistem pendidikan berasrama, khususnya bagi anak-anak usia Sekolah Dasar (SD).
“Di awal-awal memang ada masa pengenalan dan tantangan adaptasi. Tapi setelah satu bulan, dua bulan, mereka sudah nyaman. Alhamdulillah, secara umum berjalan baik,” ujar Mensos Saifullah Yusuf di Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Selasa.
Hal ini disampaikannya merespons temuan adanya siswa kelas 1 hingga kelas 3 SD di Kabupaten Natuna dan Tanjungpinan, Kepri, yang tidak betah mengikuti pola sekolah berasrama.
“Ada tantangannya karena peserta didik ini beragam latar belakang ya, tapi kita maklumi dan dengan suatu proses yang baik, mereka akhirnya bisa mengikuti pembelajaran dan berasrama dengan baik,” kata Mensos.
Baca juga: Menteri Sosial: Tiga Sekolah Rakyat 3T di Kepri telah beroperasi
Mensos juga menyebut sebagian siswa di daerah lain memilih tetap tinggal di sekolah saat masa libur karena sudah merasa betah dengan lingkungan asrama.
“Bahkan ada yang saat libur tidak mau pulang, ingin tetap di lingkungan Sekolah Rakyat,” kata Mensos Saifullah Yusuf.
Mensos menjelaskan Sekolah Rakyat di Kepri mulai berjalan bertahap sejak Juli hingga awal Oktober 2025 dan berjalan dengan baik.
Pernyataan Mensos ini menanggapi sorotan Ombudsman RI Perwakilan Kepri yang menemukan siswa usia 6-7 tahun relatif sulit beradaptasi untuk tinggal terpisah dari orang tua dalam jangka waktu lama.
Baca juga: Disdamkar Natuna padamkan karhutla di dua titik lokasi
Di Tanjungpinang dan Natuna, sejumlah siswa memilih pulang dan dijemput keluarganya karena tak betah tinggal di asrama.
Di Tanjungpinang saja dari kuota 100 siswa Sekolah Rakyat, sekitar 25 anak dilaporkan mengundurkan diri dan meminta pulang pada awal-awal pelaksanaan Sekolah Rakyat.
Namun Mensos Saifullah Yusuf juga berharap keberlanjutan program Sekolah Rakyat akan tetap terjaga.
“Mudah-mudahan ini tidak hanya menjadi program lima tahunan. Kalau manfaatnya dirasakan, Insya Allah, akan dilanjutkan oleh siapa pun presidennya,” ucap Mensos Saifullah Yusuf.
Baca juga:
Gubernur Kepri beri rekomendasi pemekaran 2 kecamatan di Natuna
Kejari : Perkara TPPO dan PMI ilegal banyak terjadi di Batam
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mensos: Pengenalan Sekolah Rakyat penting agar murid betah di asrama
Pewarta : Amandine Nadja
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
