
Pemkab Natuna proses sertifikasi lahan pembangunan gudang Bulog

Natuna, Kepri (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, tengah memproses sertifikasi lahan untuk lokasi pembangunan gudang milik Perum Bulog guna memperkuat penyediaan dan distribusi cadangan pangan, khususnya di wilayah perbatasan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Natuna, Wan Syazali, saat dikonfirmasi di Natuna, Kepri, Senin, mengatakan Perum Bulog akan membangun kompleks infrastruktur pascapanen.
Kompleks itu meliputi gudang, kantor, rumah dinas, serta fasilitas pendukung lainnya.
Menyambut kegiatan itu, Pemkab Natuna telah mengusulkan dan menyiapkan lahan untuk lokasi pembangunan.
Tiga lahan yang disiapkan berada di Pulau Laut, Pulau Serasan, dan Pulau Midai.
Saat ini, lahan di Pulau Laut telah bersertifikat atas nama pemerintah daerah, sementara dua lokasi lainnya masih dalam proses sertifikasi.
Baca juga: Bulog Natuna sebut 7.321 keluarga dapatkan bantuan pangan
"Pada 21 Februari 2026, DKPP bersama tim Badan Pertanahan Nasional (BPN), Perum Bulog, serta bagian aset Pemkab Natuna meninjau lahan di Serasan. Hari ini kami melanjutkan peninjauan ke Midai," ujar Wan Syazali.
Ia menjelaskan apabila seluruh proses sertifikasi rampung dalam waktu dekat, pembangunan ditargetkan masuk pada anggaran tahun 2026.
Pendanaan pembangunan bersumber dari Perum Bulog, sedangkan Pemkab Natuna berperan mendukung kelancaran proses, termasuk dalam penyediaan lahan.
Wan Syazali menambahkan rencana pembangunan itu merupakan bagian dari upaya Bupati Natuna Cen Sui Lan, yang bermaksud memperpendek rantai distribusi pangan.
Selama ini, panjangnya jalur distribusi menjadi salah satu faktor penyebab kelangkaan dan tingginya harga pangan di wilayah tersebut.
"Mudah-mudahan seluruh proses segera tuntas, sehingga pembangunan bisa segera direalisasikan," ujar dia.
Baca juga: Pemkot Batam siapkan dana Rp3 miliar subsidi bunga pinjaman bagi pelaku UMKM
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
