Logo Header Antaranews Kepri

Iran dan AS semakin dekati kesepakatan perundingan

Jumat, 27 Februari 2026 12:13 WIB
Image Print
Ilustrasi - Bendera negara Iran dan Amerika Serikat. (ANTARA/Anadolu Ajansi/pri.)

Teheran (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan Teheran dan Washington “semakin mendekati kesepakatan” dalam sejumlah isu dan keseriusan terlihat di kedua belah pihak.

Berbicara kepada wartawan pada Kamis (26/2) malam waktu setempat setelah berakhirnya putaran ketiga perundingan nuklir tidak langsung dengan Amerika Serikat di Geneva, Araghchi menyebut keseriusan antara kedua pihak lebih terlihat dibanding sebelumnya.

Ia mengatakan kedua pihak sepakat bahwa tim teknis akan memulai diskusi dan peninjauan di Wina, Austria mulai Senin.

Putaran baru perundingan akan digelar dalam waktu kurang dari sepekan, tambahnya.

Araghchi, yang memimpin delegasi Iran dalam perundingan tersebut, mengatakan bahwa hari Kamis menandai salah satu putaran paling serius dan terpanjang dalam negosiasi. Ia menambahkan bahwa kehadiran Kepala Badan Nuklir PBB, Rafael Grossi, dalam perundingan tersebut membantu dari sudut pandang teknis.

Menteri Iran itu menambahkan bahwa isu Dewan Keamanan PBB dan sanksi Amerika Serikat termasuk dalam tuntutan Iran, dan disepakati bahwa isu tersebut akan dibahas lebih rinci pekan depan.

Terkait pencabutan sanksi nuklir, pihak Iran telah menjabarkan dengan jelas tuntutan spesifiknya, tambahnya.

Putaran ketiga perundingan nuklir tidak langsung antara Iran dan Amerika Serikat di Jenewa pada Kamis, di bawah mediasi Oman, adalah yang terpanjang dari tiga putaran yang telah diadakan sejauh ini.

Sumber: Anadolu



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Iran dan AS semakin dekati kesepakatan setelah perundingan di Jenewa



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026