Logo Header Antaranews Kepri

Pemerintah Bangun Bandara di Letung Anambas

Rabu, 5 Juni 2013 12:47 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Pemerintah pusat bekerja sama dengan Provinsi Kepulauan Riau dan Kabupaten Kepulauan Anambas membangun bandara di Pulau Letung untuk membuka keterisoliran warga pesisir, kata Kepala Dinas Perhubungan Kepri Muramis di Batam, Selasa.

"Tanggal 12 Juni ini pemancangan tiang pertama Bandara di Letung, diharapkan tiga tahun selesai," kata Muramis usai rembuk pariwisata Kepri di Batam.

Diharapkan, bandara itu mampu membuka keterasingan warga Anambas sekaligus menjadi pintu masuk wisatawan dalam dan luar negeri, kata Muramis.

Saat ini, kata dia, penerbangan komersil dari dan ke Anambas masih menumpang di bandara milik perusahaan minyak dan gas bumi Conoco Phillips, sehingga jadwalnya dibatasi, tiap hari kecuali hari Minggu dan hanya pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB.

"Karena bandara itu milik mereka," kata Muramis.

Bandara di Letung rencananya memiliki panjang landas pacu 1.200 meter. Dan pembangunannya memakan dana sekitar Rp185 miliar yang dibiayai bersama APBN, APBD tingkat I Kepri dan APBD tingkat II Kabupaten Kepulauan Anambas.

Saat ini, untuk tahap awal, APBD Kepri sudah mengucurkan dana Rp5 miliar dan APBD KKA Rp15 miliar. "Itu untuk dana 'land clearing'," kata dia.

Menurut Muramis, meski belum dibangun, sudah ada maskapai penerbangan yang tertarik melayani rute Anambas-Batam, yaitu Sky Air.

"Kapasitas bandaranya juga baru bisa untuk Foker 50," kata dia.

Di tempat yang sama, Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani mengatakan Pemprov Kepri terus berupaya memperbaiki konektivitas antar wilayah, untuk membuka peluang wisata sekaligus keterisoliran warga.

Menurut Gubernur, konektivitas menjadi hambatan utama pengembangan pariwisata bahari Kepri. Ratusan pulau masih sulit dijangkau karena keterbatasan pelayaran dan penerbangan.

Padahal potensi wisata bahari di provinsi yang berbatasan dengan Malaysia, Singapura, Vietnam dan Thailand itu menawarkan keindahan pulau, pantai dan bawah laut yang indah.

"Anambas itu cantik sekali, sayang belum ada penerbangan rutin ke sana," kata Gubernur. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026