Logo Header Antaranews Kepri

PemkotTanjungpinang: 20 Persen warga sudah jalani cek kesehatan gratis

Minggu, 1 Maret 2026 08:51 WIB
Image Print
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang Rustam. ANTARA/Ogen

Tanjungpinang (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau mencatat capaian positif dalam program deteksi dini kesehatan masyarakat. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 20 persen dari total jumlah penduduk di Kota Gurindam dilaporkan telah menjalani Cek Kesehatan Gratis (CKG).

"Total penduduk Tanjungpinang sekitar 240 ribu orang, jadi sekitar 48 ribu orang atau 20 persennya sudah mengikuti CKG," kata Rustam dihubungi di Tanjungpinang, Sabtu.

Target 100 ribu warga

Memasuki tahun 2026, Dinkes Tanjungpinang mematok target yang lebih tinggi untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan masyarakat. Pihaknya menargetkan sebanyak 40 persen atau hampir 100 ribu penduduk dapat mengakses layanan CKG secara bertahap.

Rustam menekankan bahwa program CKG merupakan langkah krusial untuk memantau kondisi kesehatan masyarakat secara mandiri. Ia mengimbau warga untuk memeriksakan kesehatan minimal satu kali dalam setahun.

Baca juga: Prakiraan cuaca Kepri 1 Maret 2026: Batam berpotensi hujan di siang

Upaya ini dilakukan sebagai langkah deteksi dini guna meminimalisir risiko penyakit yang lebih serius di masa mendatang.

Seluruh puskesmas di Tanjungpinang sudah melayani masyarakat untuk CKG, meskipun jumlahnya belum begitu banyak karena pelayanan rutin tetap berjalan.

Ia pun mengimbau masyarakat mengisi skrining CKG mandiri di Aplikasi Satu Sehat, setelah itu tinggal datang ke puskesmas untuk memeriksa kesehatan seperti gula dan tensi, tanpa perlu lagi mengisi formulir secara manual.

Baca juga: Hasil Leeds United vs Man City: Gol Semenyo bawa The Citizens tempel Ketat Arsenal

"Hasil CKG biasanya langsung keluar pada hari yang sama, kecuali untuk pemeriksaan sampel dahak memerlukan waktu beberapa hari. Pemberitahuan hasil pemeriksaan disampaikan melalui Aplikasi Satu Sehat," ungkapnya.

Rustam turut menambahkan sejauh ini risiko penyakit dari hasil CKG di Tanjungpinang didominasi hipertensi dan diabetes. Dua jenis penyakit tersebut berkaitan dengan pola hidup yang kurang sehat.

Oleh karena itu, Dinkes mengajak masyarakat mengurangi konsumsi garam, gula dan lemak, lalu rutin aktivitas fisik, konsumsi gizi seimbang, istirahat cukup dan jangan stres.

Baca juga:
Jadwal buka puasa Batam dan wilayah Kepri hari ini, 28 Februari 2026

Pemkab Natuna manfaatkan program tol laut tekan disparitas harga barang



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026