Logo Header Antaranews Kepri

Wagub Kepri pastikan stok pangan beras dan minyak goreng aman hingga lebaran 2026

Rabu, 4 Maret 2026 10:41 WIB
Image Print
Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Wagub Kepri) Nyanyang Haris Pratamura. ANTARA/Ogen

Tanjungpinang, Kepri (ANTARA) - Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Wagub Kepri) Nyanyang Haris Pratamura memastikan stok pangan beras dan minyak goreng merk MinyaKita dalam kondisi aman hingga perayaan Idul Fitri 1447 H/Lebaran 2026.

Nyanyang mengatakan dari hasil pengawasan di lapangan, saat ini stok beras kategori medium jenis Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang tersimpan di Gudang Bulog Batu Ampar Batam mencapai 3.200 ton, lalu beras jenis premium mencapai 3.500 ton, sedangkan MinyaKita tersedia mencapai 60.000 liter.

"Baik beras maupun MinyaKita, dinilai masih sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Batam, khususnya hingga Lebaran 2026," kata Nyanyang di Tanjungpinang, Selasa.

Wagub juga menjelaskan untuk kebutuhan pangan di Kabupaten Karimun, stok beras yang tersedia mencapai 103 ton dan sedang dilakukan pengiriman sebanyak 500 ton lagi dari Tanjungpinang guna mencukupi kebutuhan hingga bulan depan.

Baca juga: Diduga tak penuhi standar, BGN hentikan sementara operasional SPPG Mekarsari di Tanjungpinang

Ia menyebutkan sesuai kebijakan terbaru pemerintah, seluruh kebutuhan beras kini disalurkan melalui Bulog sebagai penyalur utama, baik untuk program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), bantuan sosial pangan beras, SPHP, cadangan beras pemerintah, maupun kebutuhan komersial.

"Tujuannya untuk menyeragamkan harga, memastikan ketersediaan tetap aman di masyarakat, serta menjamin bahwa beras yang beredar berasal dari hasil panen petani lokal Indonesia," ujarnya.

Wagub juga menyampaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras SPHP berada di kisaran Rp13.100 per kilogram, beras premium Rp15.100 per kilogram. Sementara MinyaKita Rp15.700 per liter.

Wagub mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan bahan pangan utama selama Ramadhan sampai Idul Fitri mendatang.

"Pemprov pun menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) selama ajang Kepri Ramadhan Fair pada 2-8 Maret 2026 di Kota Tanjungpinang, untuk membantu warga mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau," demikian Wagub Kepri.

Baca juga: BI Kepri dorong penguatan UMKM jadi sumber pertumbuhan ekonomi daerah



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026