Logo Header Antaranews Kepri

Polda Kepri tangani 101 gangguan kamtibmas pada Operasi Ketupat Seligi Lebaran 2026

Selasa, 24 Maret 2026 11:58 WIB
Image Print
Personel Satpolairud Polda Kepri membantu penumpang turun dari pelabuhan pada arus mudik Idul Fitri 2026. ANTARA/HO-Humas Polda Kepri

Tanjungpinang (ANTARA) - Polda Kepulauan Riau (Kepri) menangani 101 gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) hingga hari kesembilan pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026 untuk perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia Ohei mengatakan data gangguan kamtibmas itu didominasi 45 kasus kecelakaan lalu lintas, serta beberapa kasus penganiayaan, pengeroyokan, hingga pencurian kendaraan bermotor.

"Polda Kepri memastikan seluruh insiden tersebut telah ditangani dengan cepat dan tepat oleh personel di lapangan," kata Kabid Humas di Batam, Senin.

Kombes Nona menjelaskan sebaran kejadian masih didominasi wilayah perkotaan, khususnya Batam Kota dan Bengkong, yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama periode mudik dan libur Idul Fitri.

Meskipun demikian, kata dia, pada titik-titik yang menjadi target operasi tidak ditemukan adanya kejadian menonjol baik gangguan kamtibmas maupun kecelakaan lalu lintas, yang menunjukkan bahwa pelaksanaan pengamanan oleh personel di lapangan berjalan efektif.

"Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi, sejauh ini tidak ditemukan adanya kejadian menonjol yang mengganggu jalannya perayaan Idul Fitri," ungkapnya.

Selain itu, Polda Kepri juga mencatat lonjakan arus mudik lebaran terlihat sangat signifikan di pintu-pintu masuk, seperti Bandara Hang Nadim Batam yang tercatat 138.212 penumpang, sementara di Pelabuhan Batam Center tercatat 83.686 penumpang.

Menurutnya di tengah kepadatan ini, kepercayaan publik terhadap Polri meningkat seiring banyaknya bantuan yang diberikan, mulai dari penemuan barang hilang hingga pencarian anggota keluarga yang terpisah.

Kepolisian turut memberikan peringatan keras bagi masyarakat yang kini mulai memadati lokasi-lokasi wisata, terutama di kawasan pantai agar mengutamakan keselamatan saat berlibur.

"Utamakan keselamatan dengan tidak berenang terlalu jauh dari bibir pantai, selalu mengawasi anak-anak saat bermain, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lokasi wisata," ujarnya.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan tidak membawa atau memamerkan barang berharga secara berlebihan guna menghindari potensi tindak kriminalitas, serta menghindari konsumsi minuman beralkohol yang dapat memicu gangguan keamanan dan keselamatan.

Kabid Humas pun mengimbau bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kepolisian supaya menghubungi Call Center 110 yang aktif 24 jam atau memanfaatkan aplikasi Polri Super Apps.



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026