Logo Header Antaranews Kepri

Kapal tanker asal Malaysia akan diizinkan lewat Selat Hormuz

Jumat, 27 Maret 2026 11:56 WIB
Image Print
Arsip - Kapal tanker Suezmax Shenlong berbendera Liberia terlihat di Pelabuhan Mumbai, India, pada 12 Maret 2026, setelah berlayar melalui Selat Hormuz dari pelabuhan Ras Tanura di Arab Saudi. (ANTARA/İmtiyaz Shaikh/Anadolu/pri)

Istanbul (ANTARA) - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan kapal tanker minyak Malaysia akan diizinkan melintasi Selat Hormuz.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian atas izin tersebut, kantor berita Bernama melaporkan.

"Sekarang kami sedang dalam proses melepaskan kapal tanker minyak Malaysia dan para pekerja yang terlibat agar mereka dapat melanjutkan perjalanan pulang," kata Anwar dalam pidato di televisi, Kamis (26/3) .

"Namun, ini tidak mudah karena Iran merasa telah berkali-kali ditipu dan sulit menerima langkah menuju perdamaian tanpa perjanjian yang mengikat dan jaminan keamanan," katanya, menambahkan.

Menurut Anwar, dampak konflik telah meluas ke Lebanon, di mana "lebih dari 1 juta orang kehilangan rumah dan harta benda mereka."

Ia juga menegaskan bahwa akar konflik di Palestina dan Gaza masih belum terselesaikan dan terus memperburuk situasi.

Anwar melakukan panggilan telepon pada Kamis pagi dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif untuk ketiga kalinya guna membahas upaya Pakistan mencapai perdamaian di kawasan.

Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang dilalui sekitar 20 juta barel minyak per hari, secara efektif terganggu sejak awal Maret.

Sumber: Anadolu



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kapal tanker Malaysia akan diizinkan lintasi Selat Hormuz



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026