Logo Header Antaranews Kepri

Legislator: Tinjau Ulang Tarif Feri Tanjungpinang-Batam

Kamis, 4 Juli 2013 20:03 WIB
Image Print

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau Ing Iskandarsyah mendesak pemerintah meninjau kembali kenaikan harga tiket feri dari Tanjungpinang menuju Batam maupun sebaliknya .

"Harga tiket baru-baru ini ditetapkan Rp55.000, naik Rp15.000 akibat kenaikan harga BBM. Kenaikan harga tiket feri Tanjungpinang-Batam maupun Batam-Tanjungpinang terlalu tinggi, karena itu perlu ditinjau kembali," ungkapnya yang diusung Partai Keadilan Sejahtera, di Tanjungpinang, Kamis.

Penetapan harga tiket itu belum transparan, karena Dinas Perhubungan tidak menjelaskan secara terperinci kenapa harga tiket naik dari Rp40.000 menjadi Rp55.000. Dinas Perhubungan Kepri harus membeberkan kepada publik komponen apa yang menyebabkan harga tiket naik.

"Pungutan yang dikenakan kepada publik itu harus dijelaskan secara rinci, jangan asal dinaikkan tanpa alasan yang jelas," katanya.

Jika perubahan harga tiket feri itu hanya disebabkan oleh kenaikan harga solar bersubsidi, maka pemberlakuan harga tiket terbaru itu tidak wajar. Karena persentase kenaikan harga tiket feri itu melebihi kenaikan harga solar bersubsidi.

"Karena itu kami nilai tidak wajar. Jika hanya naik Rp10.000, mungkin dapat diterima masyarakat," ungkapnya.

Iskandarsyah mengaku banyak menerima laporan dari masyarakat yang mengeluhkan kenaikan harga tiket feri itu. Kenaikan harga tiket yang melebihi 30 persen itu semakin memberatkan masyarakat.

"Saya banyak menerima aspirasi masyarakat yang menginginkan agar harga tiket feri itu diturunkan lagi, karena ketika masuk di pintu pelabuhan masyarakat sudah dikenakan retribusi sebesar Rp7.000," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kepri Muramis mengatakan, tarif tiket feri Tanjungpinang-Batam ditetapkan senilai Rp53 ribu atau naik Rp13 ribu dari tarif lama hanya Rp40 ribu. Tetapi penumpang juga dibebankan untuk membayar asuransi Jasa Raharja Rp2.000, yang dibayar pada saat membeli tiket.

"Tarif feri yang ditetapkan ini lebih murah dibanding permintaan pengusaha pelayaran yang mencapai Rp60.000," kata Muramis. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026