Logo Header Antaranews Kepri

Warga evakuasi buaya 4 meter masuk jaring nelayan Tanjungpinang

Selasa, 14 April 2026 14:52 WIB
Image Print
Warga mengevakuasi seekor buaya berukuran sepanjang empat meter yang terperangkap jaring ikan nelayan di kawasan perairan Jalan Salam, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (14/6/2026). ANTARA/Ogen

Tanjungpinang (ANTARA) - Sejumlah warga mengevakuasi seekor buaya berukuran panjang empat meter yang terperangkap jaring ikan nelayan di kawasan perairan Jalan Salam, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).

Reptil bertubuh besar tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan bernama Epi Ahmad saat hendak mengangkat jaring ikan miliknya pada Selasa (14/6) sekitar pukul 05.40 WIB.

"Awalnya sudah dapat informasi dari rekan nelayan lain bahwa ada buaya masuk jaring ikan saya. Setelah dicek, ternyata memang benar terdapat seekor buaya berukuran empat meter terperangkap di dalam jaring," kata Epi di Tanjungpinang, Selasa siang.

Selanjutnya Epi bersama dua nelayan lainnya langsung menarik buaya itu ke daratan menggunakan tiga sampan, lalu kemudian dibawa ke Jalan Salam untuk membuka jaring yang menjerat hewan buas tersebut.

Baca juga: DPRD Batam perkuat sinergi dengan TNI AU dalam pisah sambut Danlanud Hang Nadim

Keberadaan buaya di Jalan Salam langsung menjadi tontonan orang ramai dan tidak sedikit pula yang mengabadikan momen itu guna disebarluaskan di berbagai platform media sosial.

"Untung dari awal saya sudah tahu buaya itu masuk jaring ikan. Kalau tidak, kemungkinan saya bisa celaka," ujarnya.

Epi bersama nelayan lainnya mengakui buaya kerap muncul di perairan tempat mereka menebar jaring ikan. Belum diketahui secara pasti asal-muasal buaya tersebut.

Setelah temuan buaya besar ini, kata dia, para nelayan tentu perlu lebih berhati-hati saat mencari ikan di perairan dekat Jalan Salam.

Baca juga: Polda Kepri selidiki kasus meninggalnya seorang polisi di mess Bintara

"Warga pun sering melihat kemunculan buaya di kawasan pesisir Jalan Salam," ungkapnya.

Sementara Kepala Seksi Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tanjungpinang Derry Ambary memastikan buaya itu sudah dievakuasi ke tempat aman guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Menurutnya, buaya sepanjang empat meter ini akan diserahkan kepada pengelola Taman Safari (TS) Lagoi, Kabupaten Bintan.

"Buaya sudah kita amankan agar warga tidak takut, kemudian tinggal dibawa ke Lagoi," ucapnya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Buaya terjebak jaring nelayan dievakuasi, diserahkan ke TS Lagoi



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026