Logo Header Antaranews Kepri

DKP Bantu Sarana Tangkap Nelayan Penerima RRLTH

Sabtu, 13 Juli 2013 08:57 WIB
Image Print

Karimun (Antara Kepri) - Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, akan menyalurkan bantuan berupa sarana tangkap ikan bagi nelayan tradisional yang rumahnya dimasukkan dalam program Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RRTLH).

"Saat ini kami masih memverifikasi nelayan tradisional yang rumahnya direhab melalui program RRTLH. Verifikasi dilakukan terkait dengan rencana pemberian bantuan sarana tangkap ikan untuk mereka," kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Karimun Hazmi Yuliansyah di Tanjung Balai Karimun, Sabtu.

Hazmi mengatakan bantuan yang akan diberikan bervariasi mulai dari jaring ikan atau udang, mesin untuk pompong atau sampan dan lainnya.

"Tergantung kebutuhan nelayan itu sendiri, kalau butuh jaring ikan, kita berikan jaring ikan, begitu juga, jaring ikan maka kita berikan jaring yang ikan. Satu keluarga akan kita bantu sebanyak sepuluh keping (utas) jaring. Sedangkan bantuan mesin pompong atau sampan kita berikan satu unit," katanya.

Menurut dia, penyaluran bantuan sarana tangkap bagi nelayan penerima program RRTLH merupakan bagian dari program pengentasan kemiskinan.

Tahun ini, jumlah rumah yang direhab melalui program RRLTH sebanyak 750 unit yang tersebar di 13 kecamatan.

"Kemungkinan penerima program RRLTH kebanyakan nelayan tradisional. Kita akan hitung dan verifikasi mana yang benar-benar nelayan yang berhak menerima bantuan tersebut," katanya.

Dia berharap, bantuan yang akan disalurkan dapat membantu nelayan tradisional dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Sarana tangkap yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas mereka sebagai nelayan, setidaknya mereka tidak perlu lagi memikirkan untuk mengeluarkan uang membeli alat tangkap yang baru," katanya.

Program penyaluran bantuan untuk nelayan, menurut dia, termasuk dalam program tahunan yang dianggarkan dalam APBD.

"Kita secara bertahap menyalurkan bantuan sesuai kemampuan anggaran. Tahun ini, kita juga akan menyalurkan bantuan sebanyak 15 unit kapal untuk nelayan," katanya.

Dari 15 unit kapal tersebut, 10 unit dianggarkan melalui APBD provinsi dan sisanya APBD kabupaten. Lima belas kapal atau boat pancung tersebut memiliki bobot sebesar 1 GT (gross tonage) menggunakan mesin tempel berkekuatan 15 Pk. (Antara)

Editor: Edi Sujatmiko



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026