
DKP Batam Bantu Nelayan Empat Unit Kapal

Batam (Antara Kepri) - Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Kehutanan Kota Batam, menyerahkan bantuan sebanyak empat unit kapal bermesin 10 gross ton dan perlengkapan menangkap ikan lainnya kepada nelayan setempat.
"Tahun ini nelayan setempat mendapat bantuan empat unit kapal 10 GT," kata Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Kehutanan Kota Batam Suhartini di Batam, Senin.
Ia mengatakan kapal pemberian pemerintah pusat itu dapat digunakan nelayan mencari ikan di perairan yang lebih jauh lagi, sehingga jumlah ikan yang didapat pun bisa lebih banyak.
Apalagi, menurut dia, nelayan di Batam selama ini hanya mencari ikan di perairan yang dekat saja karena keterbatasan kapal yang dimiliki.
Suhartini menyatakan empat unit kapal 10 GT itu akan diberikan kepada kelompok nelayan yang sudah terdata di Dinas KP2K.
"Yang bisa mendapatkan kapal adalah kelompok, tidak bisa orang per orang," kata dia.
Dinas akan memastikan kelompok penerima bantuan kapal adalah yang berhak mendapatkan bantuan, dan kapal digunakan sebagaimana mestinya.
Selain kapal, nelayan Batam juga menerima bantuan mesin tempel 15 pk untuk kapal, GPS, jala, jaring tenggiri, jaring bawal, jaring udang, jaring karang, kawat bubu, benih ikan, pakan ikan dan alat pengolahan.
"Semua bantuan itu untuk menangkap ikan. Ada juga bantuan membangun jalan lingkungan di pulau," kata Suhartini.
Bantuan pembangunan jalan lingkungan itu merupakan instruksi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
"Menteri Kelautan dan Perikanan sangat memperhatikan Batam, itu karena KUB Batam berhasil," kata dia.
Wakil Wali Kota Batam Rudi mengatakan selain bantuan fisik, pemkot mendorong bantuan peningkatan sumber daya manusia melalui berbagai program.
Ia mengatakan dalam setahun, pemkot mengirim 10 sampai 15 orang anak para nelayan untuk sekolah perikanan di Jakarta. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
