Logo Header Antaranews Kepri

Rutan Baloi Batam Tiadakan Jam Besuk

Rabu, 17 Juli 2013 13:43 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Rutan Baloi Batam mengeluarkan pengumuman peniadaan jam besuk pagi keluarga tahanan, terkait dengan larinya 11 tahanan kasus narkoba pada Rabu pagi.

Melalui pengumuman yang ditempelkan pada pintu masuk, Kepala Rutan Baloi Batam Anak Agung Gde Khrisna menyatakan, pada Rabu, 17 Juli 2013 kunjungan ditiadakan sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Pengumuman tersebut berstempel basah Rumah Tahanan Kelas IIA Batam.

Sejumlah keluarga tahanan yang datang ke Rutan sempat menyatakan kekecewaan atas pengumuman tersebut.

"Kami sudah masak dan mempersiapkan makanan bagi suami saya di dalam. Tapi malah tidak boleh menjenguk, nitip pun tidak boleh," kata Leni.

Meski sudah ada pengumuman resmi, namun puluhan keluarga tahanan tetap bertahan di rutan berharap ada kebijakan lain.

"Saya berharap keputusan tersebut bisa diubah dan kami bisa setidaknya menitipkan makanan ini," kata Rodiah, pembesuk lainnya.

Sementera petugas Rutan Baloi, Sari Dewi mengatakan seluruh petugas tengah sibuk karena kaburnya ke-11 tahanan tersebut.

"Petugas baru melakukan pemeriksaan di dalam. Termasuk dari Jakarta, kami mohon semua mengerti. Kami sedang sibuk," kata dia.

Selain tidak ada jam berkunjung, petugas juga mengatakan pada Rabu tidak ada jadwal sidang bagi para tahanan.

"Jadwal sidang untuk hari ini juga ditiadakan," kata petugas.

Pada Rabu pagi sekitar pukul 07.25 WIB sebelas tahanan Rutan Baloi Batam kabur dengan cara mencongkel terali besi ruang Karutan setelah sebelumnya menyekap seorang petugas.

Hingga kini, polisi sudah menyebar foto tahanan kabur dan menjaga ketat pintu keluar Batam. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026