Logo Header Antaranews Kepri

BGN bantah isu siswa di Pemalang dikeluarkan karena kritik MBG

Selasa, 5 Mei 2026 16:11 WIB
Image Print
Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Kabupaten Batang sedang menyajikan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Batang, belum lama ini. ANTARA/Kutnadi

Jakarta (ANTARA) - Koordinator Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Jawa Tengah Reza Mahendra menegaskan kabar yang menyebut seorang siswa SDN 01 Banjaranyar, Kabupaten Pemalang dikeluarkan dari sekolah karena orang tuanya mengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak benar.

Reza menegaskan informasi tersebut merupakan kesalahpahaman yang telah diselesaikan oleh pihak sekolah.

"Kejadian di SDN 01 Banjaranyar mengenai siswa yang dikeluarkan karena mengkritik MBG itu tidak benar. Hingga saat ini, tidak ada siswa yang dikeluarkan. Siswa tersebut masih berstatus peserta didik," ujar Reza dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.

Reza menambahkan polemik yang beredar di masyarakat berawal dari kesalahpahaman orang tua terkait besaran anggaran menu MBG, khususnya pada periode bulan puasa. Pihak sekolah kemudian memberikan penjelasan untuk meluruskan informasi tersebut.

Selain itu, pihak sekolah bersama aparat setempat juga telah melakukan langkah penanganan, termasuk melalui proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Di sisi lain, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pemalang Randudongkal 2 juga telah melakukan evaluasi layanan, utamanya dalam peningkatan kualitas menu.

Berdasarkan kronologi, isu tersebut sebenarnya telah muncul sejak 27 Januari 2026 dan kembali ramai pada pertengahan April 2026 dengan narasi yang berkembang menjadi tuduhan pemberhentian siswa secara sepihak. Fokus perbincangan di media sosial pun bergeser dari kritik terhadap Lembar Kerja Siswa (LKS) menjadi isu MBG.

Kritik terhadap MBG dipicu kesalahpahaman terkait nominal harga menu saat bulan puasa. Orang tua mengira harga paket MBG sebesar Rp15 ribu, padahal tarif yang berlaku adalah Rp8 ribu untuk porsi kecil dan Rp10 ribu untuk porsi besar.

Hingga kini, proses penyelesaian kasus masih berlangsung dengan pendampingan kuasa hukum dari tingkat provinsi. Pihak BGN menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan MBG serta memastikan program berjalan optimal di lingkungan sekolah.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BGN: Tidak benar ada siswa di Pemalang dikeluarkan karena kritik MBG



Pewarta :
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026