
J2SK Gurindam Gelar Pelatihan Jurnalistik

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Jaringan Jurnalis Sekolah dan Kampus (J2SK) Gurindam Provinsi Kepulauan Riau menggelar pelatihan jurnalistik untuk 20 peserta dari kalangan orang pelajar dan mahasiswa di Tanjungpinang, Sabtu.
"Pemateri dasar-dasar jurnalistik dari jurnalis LKBN Antara Nikolas Panama, sedangkan untuk karangan khas atau 'feature news' adalah Robby Patria, mantan wartawan yang kini menjadi Ketua KPU Tanjungpinang," kata pendiri J2SK Gurindam Raja Dachroni.
Dachroni mengungkapkan, J2SK yang didirikan sejak 2008 berupaya menelurkan pelajar dan mahasiswa yang memahami dalam membuat berita. Mereka diharapkan mencintai dunia jurnalistik dan menjadi jurnalis yang profesional ketika bekerja di perusahaan media massa.
Pelatihan jurnalistik ini diberikan secara gratis kepada pengurus J2SK. Pelatihan yang sama juga telah dilakukan secara rutin dalam setiap tahun.
Pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam J2SK juga mempratikan ilmu yang diterimanya dari narasumber. Mereka dapat menulis berita di blog J2SK dan terkininews.com.
"Cukup banyak pelajar dan mahasiswa yang tertarik dengan ilmu jurnalisme, tetapi mereka sulit mendapatkan ilmu itu. Di J2SK ilmu itu mudah mereka dapatkan dan terapkan," ungkapnya.
Ketua Pelaksana Pelatihan Jurnalistik J2SK Gurindam Syaiful Karama Teibang mengatakan, pelajar dan mahasiswa yang mengikuti pelatihan teknis dasar jurnalistik hari ini masih awam mengenal ilmu jurnalistik. Meski demikian mereka tertarik melihat kerja wartawan, yang penuh tantangan dalam mengumpulkan data untuk dijadikan berita.
"Rasa keingintahuan yang besar membuat mereka tertarik untuk mendalami ilmu jurnalistik," ujarnya.
Salah seorang peserta pelatihan jurnalistik J2SK, Bana, berpendapat, ternyata menjadi seorang jurnalis profesional itu tidak mudah. Jurnalis harus memiliki keterampilan dalam menggali informasi atau mengumpulkan data hingga diolah menjadi berita.
Selain itu, berdasarkan pemaparan narasumber, jurnalis juga dihadapkan dengan berbagai tantangan ketika berada di lapangan.
"Jurnalis yang profesional harus memiliki integritas dan memperjuangkan kepentingan masyarakat," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
