
Menteri ESDM Bahlil bahas pengaruh nilai kurs rupiah terhadap BBM

Jakarta (ANTARA) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia masih membahas pengaruh melemahnya nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar kepada harga bahan bakar minyak (BBM) dan subsidi energi.
“Kebetulan Pak Menteri (ESDM) bersama jajaran menteri lain sedang merapatkan hal tersebut, jadi kita tunggu,” ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu.
Untuk saat ini, kata Laode, pemerintah masih melihat perkembangan berikutnya ihwal pengaruh nilai tukar terhadap harga bahan bakar.
“Belum ada info-info lain selain yang ada sekarang. Kami lihat perkembangan berikutnya saja nanti,” kata dia.
Baca juga: Kejari Batam hentikan 3 kasus lewat RJ dan 1 terkait kepentingan umum
Harga BBM tidak hanya dipengaruhi oleh harga minyak dunia.
Saat ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Rabu menyentuh Rp17.515 per dolar AS, bergerak menguat 14 poin atau 0,08 persen apabila dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.529 per dolar AS.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan siap menstabilkan pasar obligasi dengan menjaga tingkat imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) guna membantu meredam tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang kini menyentuh Rp17.500 per dolar AS.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menteri Bahlil bahas pengaruh kurs rupiah terhadap harga BBM
Pewarta : Putu Indah Savitri
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
