Logo Header Antaranews Kepri

HUT IBI, BKKBN Kepri dorong peningkatan kontrasepsi jangka panjang

Rabu, 20 Mei 2026 10:39 WIB
Image Print
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) (ANTARA/BKKBN Kepri)

Batam (ANTARA) - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mendorong peningkatan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang melalui pelayanan keluarga berencana (KB) yang digelar sempena HUT ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) tahun 2026.

Kegiatan pelayanan KB tersebut dilaksanakan secara marathon selama 23 hari sejak April hingga 22 Mei 2026 di seluruh Balai Penyuluhan KB dan sejumlah fasilitas kesehatan di Kepulauan Riau.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau dr. Victor Palimbong dalam keterangan yang diterima di Batam, Rabu mengatakan pelayanan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan KB sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting, Angka Kematian Ibu (AKI), dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Baca juga: OJK Kepri: Risiko keuangan meningkat seiring kemudahan akses pinjol

“Pelayanan ini juga diarahkan untuk meningkatkan capaian penggunaan kontrasepsi modern di Kepulauan Riau, terutama metode kontrasepsi jangka panjang,” kata dr. Victor.

Ia menyebutkan target pelayanan KB di Kepulauan Riau pada momentum HUT IBI tahun ini mencapai 4.587 akseptor yang terdiri atas peserta KB baru dan KB pasca persalinan.

Menurut dia, capaian Modern Contraceptive Prevalence Rate (mCPR) di Kepulauan Riau saat ini berada pada angka 76,1 persen, sementara Kota Batam masih berada di angka 72 persen.

Karena itu, pihaknya berharap dukungan aktif para bidan dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan alat kontrasepsi modern, khususnya kontrasepsi jangka panjang.

Baca juga: BMKG: Tanjungpinang dan Bintan waspada potensi hujan petir

Selain itu, lanjut dia, capaian Total Fertility Rate (TFR) nasional saat ini berada pada angka 2,11 atau mendekati target nasional 2,10, sedangkan Kepulauan Riau berada di angka 2,13.

“Momentum HUT IBI ini diharapkan dapat mendukung peningkatan capaian pengendalian angka kelahiran di Kepulauan Riau agar minimal setara dengan capaian nasional,” ujarnya.

BKKBN Kepri mencatat capaian pelayanan KB saat ini telah mencapai 93,3 persen dari target yang ditetapkan.

Dari jumlah tersebut, capaian penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) tercatat sebanyak 2.437 akseptor atau 76,16 persen, sedangkan non-MKJP mencapai 2.150 akseptor atau 112,93 persen.

Sementara itu, capaian KB pasca persalinan tercatat sebanyak 4.327 akseptor atau 71,76 persen dan non-KB pasca persalinan sebanyak 260 akseptor atau 453,46 persen.

Baca juga:
Pemkab Natuna cicil utang ke pihak ketiga

Pemkot Batam siapkan tiga lokasi shalat Hari Raya Idul Adha



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026