
Batam Banjir akibat Drainase Kurang Perawatan

Batam (Antara Kepri) - Beberapa ruas jalan dan daerah di Kota Batam Kepulauan Riau, banjir akibat drainase kurang perawatan hingga jalannya air tersumbat.
"Yang kelihatan banjir di jalanan itu karena persoalan perawatan drainase," kata Kepala Dinas Tata Kota Batam Gintoyono Batong di Batam, Jumat.
Ia mengatakan banyak drainase mengalami sedimentasi. Banyak material dari badan jalan yang mengendap di drainase hingga menutup jalan air.
Menurut dia, sedimentasi pada drainase di Batam akibat lumpur yang jatuh dari mobil pengangkut tanah hingga terbawa dan menutupi saluran air.
Pemkot Batam akan bekerja sama dengan Badan Pengusahaan Batam untuk menyelesaikan masalah itu.
"Sedimentasi sudah tinggi di saluran dan menggenangi median jalan. Ini akan selesaikan bersama BP Batam," kata dia.
Ia berharap masyarakat turut bekerja sama dengan Pemkot untuk menangani banjir dengan membuang sampah pada tempatnya dan ikut melaksanakaan gotong royong.
Sementara itu, hujan yang mengguyur Batam sejak Kamis pagi menyebabkan beberapa lokasi banjir. Di depan Gedung Bersama Pemkot Batam misalnya, air tergenang hingga betis orang dewasa.
Selain itu, beberapa ruas jalan juga digenangi air hingga mata kaki, seperti di Jalan Engku Putri, mulai depan kantor Wali Kota Batam hingga Bank Indonesia. Lalu Simpang Kabil hingga depan Kepri Mal dan SPBU Pandan Wangi juga banjir.
Warga Batu Aji, Padopotan, mengharapkan pemerintah serius menanggapi banjir yang selalu terjadi kala hujan.
"Dari dulu seperti ini, tiap hujan banjir, pemerintah harus menyelesaikan masalah, jangan hanya bisanya ajak warga gotong royong saja. Pemerintahnya harus bergerak," kata dia. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
