Logo Header Antaranews Kepri

Kepri Bantu 1.000 Keramba Apung Untuk Nelayan

Rabu, 9 Oktober 2013 19:45 WIB
Image Print

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memberikan bantuan 1.000 unit keramba apung bagi nelayan di tujuh kabupaten/kota terutama di daerah-daerah pesisir dan pulau terluar sejak tiga tahun terakhir.

"Ini adalah salah satu cara untuk peningkatan ekonomi masyarakat nelayan pesisir dengan memelihara ikan di keramba apung," kata Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani di sela-sela kunjungannya ke Pulau Pangkil, Bintan, dan Pulau Karas, Batam, Rabu.

Sani mengatakan, Pemprov Kepulauan Riau (Kepri) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan terus melakukan pembinaan terhadap nelayan tersebut agar hasil keramba yang pada umumnya adalah ikan kerapu bisa dibudidayakan dengan baik.

"Selain meningkatkan pendapatan nelayan, juga meningkatkan pendapatan daerah dari hasil laut," kata Sani.

Menurut Gubernur, selain keramba apung untuk budidaya ikan kerapu, Pemrpov Kepri juga akan melatih sejumlah rumah tangga untuk mengembangbiakkan ikan kerapu, agar para pembudidaya tidak kesulitan dalam mencari bibit.

"Bibit yang dikembangkan di Batam tidak mencukupi, sehingga bibit didatangkan dari Bali atau Aceh. Dengan adanya pembibitan disejumlah daerah di Kepri diharapkan mampu memenuhi kebutuhan bibit itu," kata Sani.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri, Raja Ariza mengatakan pihak akan terus menambah keramba apung bagi sejumlah nelayan di daerah pesisir termasuk perlengkapan untuk budidaya.

Bantuan keramba apung tersebut juga bertujuan untuk menambah penghasilan nelayan, apalagi saat musim nelayan tradisional itu tidak bisa melaut karena cuaca buruk.

"Selain keramba apung, para nelayan juga diberi bantuan alat tangkap," ujarnya.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026