Logo Header Antaranews Kepri

Bappeda Karimun Percepat Musrenbang Kecamatan

Jumat, 3 Januari 2014 21:57 WIB
Image Print

Karimun (Antara Kepri) - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, mempercepat pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) di seluruh kecamatan, sebab pada tahun ini ada beberapa kegiatan lain yang akan menguras tenaga pemerintahan.

"Musrenbang tingkat kecamatan kita percepat karena tahun ini agenda kegiatan sangat banyak, tanggal 7 Januari sudah mulai diselenggarakan di 12 kecamatan," kata Kepala Bappeda Karimun Djunaidy di Tanjung Balai Karimun, Jumat.

Djunaidy mengatakan, sejumlah kegiatan seperti Musabaqah Tilawatil Quran tingkat provinsi yang tahun ini dilaksanakan di Karimun akan menyita waktu dan tenaga, baik pemerintah kecamatan maupun kabupaten.

Selain itu, agenda Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) juga dilaksanakan di Karimun yang juga membutuhkan persiapan matang sehingga tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, tapi juga mampu meraih prestasi.

"Kalau musrenbang tidak kita percepat, kami khawatir akan bentrok dengan berbagai agenda, apalagi Pemilu juga dilaksanakan tahun ini," kata dia.

Musrenbang kecamatan, menurut dia, merupakan agenda rutin yang sangat penting dalam menyusun program pembangunan pada 2015.

Musrenbang kecamatan dihadiri utusan tokoh masyarakat kelurahan/desa yang menyampaikan kebutuhan pembangunan di daerahnya untuk ditampung dan disusun berdasarkan skala prioritas.

"Hasil musrenbang selanjutnya dibawa dalam Musrenbang kabupaten yang juga dihimpun berdasarkan skala prioritas," tuturnya.

Ia berharap pelaksanaan Musrenbang benar-benar dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan, terutama sarana infrastruktur yang belum bisa dibangun pada tahun anggaran sebelumnya maupun tahun ini.

"Memang tidak semua usulan bisa ditampung karena harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran. Namun, pembangunan tentu akan dilakukan bertahap dengan menganut asas pemerataan," ucapnya.

Ia juga mengatakan, usulan yang tidak tertampung dalam musrenbang kabupaten akan dibawa msrenbang provinsi.

"Kalau tidak masuk dalam musrenbang provinsi, kita usulkan di tingkat nasional," tambah Djunaidy. (Antara)

Editor: Jo Seng Bie



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026