
Bunguran Utara Menuju Kota Layak Anak

Natuna (Antara Kepri) - Semenjak tiga bulan lalu, Kecamatan Bunguran Utara memberlakukan wajib belajar malam bagi para siswa sekolah, sebagai salah satu langkah mewujudkan Kecamatan Bunguran Utara sebagai Kota Layak Anak .
"Wajib belajar malam kita berlakukan sebagai salah satu langkah awal mewujudkan Natuna sebagai Kota Layak Anak," ungkap Camat Bunguran Utara, Izhar, Selasa.
Ia mengatakan, Kota Layak Anak (KLA) merupakan program yang patut didorong dan dikembangkan guna mendongkrak potensi sumberdaya manusia sejak dini sehingga segala yang diinginkan di sektor SDM dapat terwujud.
"Hal ini diterapkan guna memberikan peluang kepada putera-puteri Bunguran Utara, sebagai salah satu upaya untuk menjaga mereka dari hal-hal negatif. Saat ini di Bunguran Utara, setiap orang tua diwajibkan untuk mengontrol dan menjaga para siswa untuk belajar dan tidak keluar malam sehabis maghrib," jelasnya.
Dikatakan Izhar, segenap orang tua di wilayah kecamatan ini, setiap malam meronda anak-anak yang keluar rumah. Mereka tidak boleh keluar ataupun menonton tv dan lain sebagainya, melainkan harus belajar.
"Putera-puteri yang masih duduk di bangku sekolah, akan menjadi terbiasa melaksanakan jam wajib belajar malam ini, yang didukung oleh orang tua mereka sendiri," katanya.
Sementara itu, Bupati Natuna, Ilyas Sabli memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Camat Bunguran Utara dan warganya yang telah mulai dan berhasil menerapkan kegiatan wajib belajar malam itu.
"Ya pertama-tama saya bangga sekali dengan Bunguran Utara, dan ini akan jadi langkah awal bagi pemerintah untuk menerapkan Kota Layak Anak secara keseluruhan di Natuna," pungkas Bupati. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
