
Singapura Tetap Ikut Latma Komodo di Kepri

Batam (Antara Kepri) - Di tengah hubungan politik Indonesia dan Singapura yang naik turun, Singapura sampai saat ini masih dipastikan tetap ikut "Latihan Bersama Multilateral Komodo 2014" di Perairan Kepulauan Riau pada akhir Maret hingga awal April.
"Singapura tetap ikut," kata Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Agus Heryana di Batam, Rabu.
TNI AL juga belum akan mengoperasikan KRI Usman-Harun dalam Latma yang diikuti 17 negara peserta dan satu negara pemantau itu.
"Kapal Usman-Harun juga belum sampai di Indonesia, nanti 1 Oktober baru operasi perdana KRI Usman-Harun," kata dia.
Hubungan Indonesia dan Singapura sempat mengalami naik turun, setelah TNI AL menamakan kapal perangnya Usman Harun, pahlawan nasional yang tewas di tiang gantung Singapura karena terlibat pengeboman Macdonal House di Singapura.
TNI AL sendiri melibatkan sedikitnya 18 kapal perang alutsista terbaru dan unsur-unsur KRI dari Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar), Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim), Komando Lintas laut Militer (Kolinlamil).
Kapal perang yang dilibatkan termasuk jenis Korvet kelas Sigma KRI Sultan Iskandar Muda-367 dan KRI Sultan Hasanuddin-366 serta jenis Perusak Kawal KRI Yos Sudarso-653.
Juga dilibatkan kapal jenis Parchim, di antaranya KRI Imam Bonjol-383 dan KRI Teuku Umar-385. Ada pula jenis kapal angkut tipe Froch, di antaranya KRI Teluk Hading-538, KRI Teluk Parigi-539, dan KRI Teluk Cirebon-543.
Sementara untuk Angkut kendaraan operasional dan 12 "Sea Reader" dilibatkan kapal perang Jenis LPD (Landing Platform Dock) KRI Makassar-590 dan kapal rumah sakit KRI Soeharso-990 dan jenis Landing Ship Tank (LST) KRI Teluk Banten-516 yang dilengkapi dengan peralatan kontainer medis.
KRI Tanjung Nusanive-973 juga dilibatkan untuk mengangkut pasukan Marinir dan kapal patroli jenis kapal cepat rudal (KCR) dan kapal cepat PC-43 produksi dalam negeri.
Selain itu, TNI juga menyertakan pesawat udara dari Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Pusnerbal), kekuatan Pasukan Marinir dengan kekuatan setingkat dua batalyon, serta dua unit setingkat kompi pasukan Katak dan setingkat kompi Pomal serta drum band Taruna Akademi Angkatan Laut. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
