Logo Header Antaranews Kepri

Legislator: Pemprov Perlu Tanggulangi Kebakaran Kundur

Kamis, 6 Maret 2014 20:14 WIB
Image Print
Bupati Karimun Nurdin Basirun (baju putih) turut memadamkan api yang membakar lahan perkebunan seluas sekitar 200 hektare di Desa Sei Sebesi, Kecamatan Kundur beberapa pekan lalu. (antarakepri.com/Humas Pemkab Karimun)

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Kebakaran kebun karet seluas 500 hektare di Kundur, Kabupaten Karimun, tergolong bencana sehingga penanggulangannya perlu dibantu pemerintah provinsi, kata Wakil Ketua DPRD Kepulauan Riau Ing Iskandarsyah, di Tanjungpinang, Kamis.

"Kami minta Badan Penanggulangan Bencana Provinsi Kepri bersama pemerintah daerah turun tangan membantu menangani musibah kebakaran yang menghanguskan ratusan hektare areal pertanian itu," tambah Iskandaryah, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang baru-baru ini menggelar reses di Kundur.

Menurut dia, pemerintah daerah perlu melakukan langkah awal agar dapat memberikan bantuan mesin robin untuk pompa air. Selain itu para petani juga membutuhkan bantuan berupa makanan dan minuman.

"Pemerintah Kabupaten Karimun bersama Pemerintah Kepri hendaknya tidak hanya membantu untuk memadamkan api, tetapi lebih dari itu adalah para petani saat ini perlu dibantu untuk suplai makanan dan minuman. Anggaran tanggap bencana harus segera dikeluarkan untuk membantu para petani," ujarnya.

Ia mengemukakan, nasib warga yang menjadi korban kebakaran itu cukup memprihatinkan, karena selama ini perekonomian mereka hanya bergantung menanam karet. Kebakaran itu otomatis mengurangi bahkan menghilangkan pendapatan mereka.

Pemprov Kepri dan Pemkab Karimun sebaiknya membuat program pembibitan karet, yang kemudian dimanfaatkan untuk memberikan bantuan kepada petani yang kebunnya habis terbakar.

"Saya berharap dalam waktu yang tidak lama masyarakat yang mengalami kebakaran lahan pertanian bisa segera dibantu. Kemudian kepada masyarakat agar tetap bersabar dan tetap berusaha. Jadikan peristiwa ini sebagai cobaan dari Allah, mudah-mudahan ada hikmah di balik apa yang dialami petani di Kabupaten Karimun khususnya di Kundur," katanya.

Langkah berikutnya yang perlu dilakukan pemerintah adalah mendesain perkebunan karet dengan infrastruktur irigasi dan jalan.

"Ini perlu dilakukan untuk melindungi petani karet," ungkapnya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026