Logo Header Antaranews Kepri

BPP Natuna Fasilitasi Pengusaha Lokal Tingkatkan Kerjasama

Selasa, 27 Mei 2014 20:16 WIB
Image Print

Natuna (Antara Kepri) - Dalam upaya meningkatkan ekonomi yang berbasis kerakyatan, serta mampu menghadapi tantangan pasar bebas, Badan Pengelola Perbatasan (BPP) Kabupaten Natuna, melakukan pelatihan Fasilitasi Kerjasama Dunia Usaha/Lembaga bagi 24 pengusaha kecil dan menengah se-Kabupaten Natuna.

Bupati Natuna, Ilyas Sabli dalam pembukaan acara tersebut mengatakan, bagi pengusaha kecil dan menengah, dalam menghadapi pasar bebas, perlu ada kerjasama yang baik, serta mampu bersaing dengan pengusaha dari luar daerah. Bahkan dituntut untuk bisa berkembang dengan berbagai inovasi yang lebih kreatif.

"Dalam menghadapi tantangan pasar yang semakin bebas, para pengusaha lokal yang berada di daerah perbatasan ini, untuk selalu ada kerjasama yang baik, sehingga tidak ketinggalan dari pengusaha luar. Tak kalah penting, harus bisa bersaing dengan berbagai inovasi yang kreatif," ungkapnya.

Untuk itu kata Ilyas Sabli, para pengusaha lokal ini, didik untuk memiliki kredibilitas yang baik serta mampu mengembangkan usaha secara mendiri. Artinya, para pelaku usaha tersebut memiliki dasar pembukuan yang tertib serta bisa membangun kemitraan usahanya dengan benar.

"Dalam rangka peningkatan kerja sama kemitraan, di situ kita harapkan ada simbiosis mutualisme bagi pengusaha. Mereka ini akan saling berbagi dan melakukan kerjasama, baik dalam produksi suatu barang, mapun dalam pemasarannya," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pengelola Perbatasan Kabupaten Natuna, Ramlis menuturkan, jumlah pelaku usaha yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 24 orang yang berasal dari 12 kecamatan.

"Masing-masing kecamatan mengirimkan 2 utusan, mereka ini merupakan pengusaha lokal dari berbagai jenis produk, diantaranya pengusaha kerajinan serta pengusaha makanan," ujarnya.

Target dari BPP Kabupaten Natuna melalui acara ini kata Ramlis, para pelaku usaha bisa bekerjasama, karena pada 2015, tidak bisa mengelak dari tantangan pasar bebas. Untuk pengusaha yang belum masuk kategori, ke depannya akan terus dipersiapkan untuk mampu menjalin kerjasama.

"Kami harapkan, melaui kegiatan ini, para pelaku usaha di masing-masing kecamatan, mampu menjalin kerjasama dengan para pengusaha lainnya, teruatama bagi pengusaha lokal," katanya lagi.

Narasumber yang menyampaikan materi dalam kegiatan tersebut tambah Ramlis, adalah Dr. M. Alexandri dari Universitas Pajajaran Bandung dan Dra. Ema Rahmawati yang merupakan salah satu pelaku usaha dari Kepri.

Adapun meteri yang akan disampaikan adalah menjalin kemitra usahaan yang baik, karakter pengusaha barang dan jasa yang sukses, peran dan designer produk, pengembangan jasa dengan inovatif dan kreatif serta bagaiamana bisa menjadi pengusaha yang sukses. (Antara)

Editor: Evy R. Syamsir



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026