
Menko Kesra Buka PPKI

Batam (Antara Kepri) - Menteri Koordinasi Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono membuka Pekan Produk Kreatif Indonesia dan beberapa pameran yang terintegrasi dalam PPKI di Batam, Kepulauan Riau, Jumat.
Pembukaan ditandai dengan pemukulan kompang, rebana khas Melayu, oleh Menko Kesra bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, Wakil Gubernur Kepulauan Riau Soerya Respationo dan beberapa pejabat daerah lainnya.
Agung Laksono mengatakan PPKI merupakan ajang promosi yang efektif bagi keanekaragaman kekayaan produk nasional, dengan PPKI maka diharapkan dapat membuka jiwa usaha yang lebih kreatif.
"PPKI memamerkan kekayaan yang tidak ternilai, warisan budaya bangsa," kata Menteri Koordinator.
Menurut Menteri ekonomi kreatif menjadi peluang usaha baru yang sangat menjanjikan. Apalagi Indonesia adalah negeri yang kaya dengan keanekaragamanan budaya.
Ekonomi kreatif juga memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat dan membuka kesempatan kerja.
Ia meminta pelaku industri kreatif untuk tidak bosan menciptakan gagasan kreatif berbasis budaya, dengan menggabungkan komunikasi dan IT agar makin banyak jumlah produk dan baik kualitasnya.
"Pada 2013, Ekonomi kreatif memberikan kontribusi tidak kecil bagi PDRB, sebanyak tujuh persen," kata Menteri Koordinator.
Di tempat yang sama, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengatakan sengaja memilih Batam sebagai lokasi PPKI, yang selama ini biasa dilaksanakan di Jakarta.
"Batam adalah kawasan strategi pariwisata nasional dan juga pintu gerbang wisatawan mancanegara ketiga setelah Jakarta dan Bali," kata Menteri.
Menteri mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kepri yang sengaja mensinergikan dua acara besar, PPKI dengan MTQ Nasional.
Menurut Menteri, ide itu cerdas, karena MTQ dihadiri masyarakat dari berbagai daerah, sehingga diharapkan dapat turut menyemarakkan PPKI.
"Momen baik, mengenalkan apa ekonomi kreatif," kata Menteri.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo mengatakan telah mempersiapkan PPKI sebaik mungkin dengan menyiapkan infrastruktur baru di lokasi seluas 2 hektare. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
