Logo Header Antaranews Kepri

BP Batam Tetap Pertahankan Pengelolaan Hang Nadim

Rabu, 11 Juni 2014 23:47 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Badan Pengusahaan Batam menyatakan pihaknya akan tetap mengelola Bandara Internasional Hang Nadim Batam meski Menko Perekonomian Chairul Tanjung ingin pengelolaan diserahkan pada pihak ketiga.

"Kami akan tetap mengelola Bandara Hang Nadim. Hanya pengelola kawasan komersil yang akan diserahkan ke pihak ketiga," kata Direktur PTSP dan Humas BP Batam Dwi Djoko Wiwoho di Batam, Rabu.

Ia mengatakan yang akan diserahkan pada pihak ketiga pengelolaan toko-toko duty free, parkir, kargo, pelayanan pesawat saat landing.

"Apa yang diterapkan Bandara Ngurah Rai, Bali bisa juga diterapkan di Hang Nadim. Karena hanya pengelolaan kawasan komersilnya saja. Apalagi pihak ketiga bisa memberikan keuntungan besar bagi pengelola bandara," kata dia.

Djoko juga menyatakan yakin tetap bisa meningkat kinerja Hang Nadim sehingga ikut mendorong nilai keekonomian bandara tersebut tanpa perlu menyerahkan ke pihak ketiga.

"Kami yakin mampu mengelola bandara tersebut. Nyatanya sekarang, Lion membuat hub di Hang Nadim dan kami juga memanggil maskapai-maskapai masuk ke sini. Pada 2015 Lion menjadikan Batam hub internasional," kata Djoko.

Ia juga mengatakan akan memperluas apron bandara seiring terus bertambahnya penerbangan dari Batam.

"Luasannya masih akan kami rapatkan dulu. Yang jelas segera akan diperluas untuk meningkatkan pelayanan di bandara," kata dia.

Menteri Koordinator Perekonomian, Chairul Tanjung saat berkunjung ke Batam pekan lalu mengharapkan BP Batam bisa menyerahkan pengelolaan bandara ke pihak ketiga untuk meningkatkan keuntungan dan pelayanannya.

Chairul Tanjung meminta hak tersebut kepada Kepala BP Batam agar pengelolaan bandara ditenderkan pada pihak ketiga seperti PT Angkasa Pura.

Menurut Chairul, hal tersebut akan meningkatkan keekonomian bandara yang dibangun saat Presiden RI ketiga, BJ Habibie menjadi Ketua Otorita Batam (sekarang BP Batam). (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026