Logo Header Antaranews Kepri

Panwaslu: Atribut Kampanye Harus Steril Hari Pencoblosan

Senin, 7 Juli 2014 02:16 WIB
Image Print

Karimun (Antara Kepri) - Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau mengingatkan bahwa alat peraga kampanye pasangan calon harus steril pada hari pencoblosan Pemilu Presiden 9 Juli 2014.

"Seluruh kawasan terutama di sekitar TPS harus steril. Tidak boleh ada alat peraga kampanye masing-masing pasangan calon," kata Ketua Panwaslu Karimun, Tiuridah Silitonga di Tanjung Balai Karimun, Minggu.

Tiuridah mengatakan, seluruh alat peraga kampanye, baik spanduk, baliho, stiker atau poster harus bersih agar pemilih dapat berkonsentrasi menentukan pilihannya ketika hendak mencoblos di bilik suara.

Ia mengatakan, pemasangan alat peraga kampanye selama satu bulan dalam tahapan kampanye sudah cukup bagi masing-masing pasangan calon untuk menyosialisasikan visi dan misi, sehingga jangan dipasang lagi pada hari H.

"Kami berharap masing-masing tim pemenangan memastikan bahwa seluruh alat peraga kampanye telah dicopot, jangan ada yang tertinggal atau tercecer," katanya.

Alat peraga kampanye, menurut dia, sebenarnya sudah harus dicopot pada hari ini karena sudah memasuki masa tenang.

Meski harus bersih pada masa tenang, biasanya masih banyak alat peraga kampanye yang tercecer atau tidak dilepas sehingga terpampang hingga hari H.

Untuk itu, kata dia, masing-masing tim pemenangan diimbau secara sukarela melepas sendiri alat peraga kampanyenya pada masa tenang.

"Informasi dari Kecamatan Meral, seluruh alat peraga kampenye di kawasan itu sudah dilepas tim pemenangan masing-masing pasangan calon. Kami berharap hal yang juga dilakukan oleh tim pemenangan di 11 kecamatan lainnya," katanya.

Tiuridah mengatakan, pihaknya masih menunggu jadwal pembersihan alat peraga kampanye dari Komisi Pemilihan Umum setempat.

"Kami berharap pembersihan atau pembongkaran sudah dilakukan besok," katanya.

Selain di ibukota kabupaten, ia juga berharap penertiban juga dilakukan serentak di setiap kecamatan hingga kelurahan/desa di pulau-pulau dengan melibatkan pihak-pihak terkait, terutama kepolisian dan Satpol PP.

"Karimun kan terdiri dari pulau-pulau, jadi kami berharap penertiban dilakukan menyeluruh, termasuk di daerah pulau-pulau yang terkadang luput dari pembersihan," ucapnya.

Secara terpisah, Ketua KPU Karimun, Ahmad Sulton mengatakan, pihaknya telah menyurati tim pemenangan atau tim sukses masing-masing pasangan calon agar mencopot sendiri alat peraga kampanye yang telah mereka pasang selama tahapan kampanye.

"Sudah kami surati sejak dua hari lalu, kami berharap mereka melepas sendiri alat peraga yang sudah mereka pasang," katanya.

Ahmad Sulton mengatakan bahwa pihaknya bersama Panwaslu, kepolisian dan Satpol PP berencana melakukan penertiban atau pembersihan alat peraga kampanye pada Senin (7/7).

"Seluruh alat peraga kampanye harus bersih pada masa tenang dan termasuk pada hari pencoblosan," ucapnya.

Pemilu Presiden diikuti dua pasangan calon, yaitu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dengan nomor urut satu dan Joko Widodo-Jusuf Kalla dengan nomor urut dua. (Antara)

Editor: F.C Kuen



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026