Logo Header Antaranews Kepri

Menteri Riset Restui Sekolah Jurnalisme PWI

Selasa, 10 Februari 2015 16:05 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir merestui berdirinya Sekolah Pendidikan Jurnalisme yang digagas Persatuan Wartawan Indonesia dan rencananya akan didirikan di Semarang Jawa Tengah.

"Sekolah ini untuk memenuhi kebutuhan wartawan kelas dunia," kata Menteri di Batam, Senin.

Dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional di Batam, PWI dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menandatangani nota kesepahaman bersama terkait rencana pembangunan sekolah itu.

Menteri menegaskan Sekolah Jurnalisme Indonesia itu adalah perguruan tinggi negeri yang dikomandoi PWI.

Menteri mengatakan setelah nota kesepahaman PWI dengan Pemprov ditandatangani, maka proses selanjutnya adalah pencarian lahan oleh PWI.

"Setelah MoU dengan Jawa Tengah, PWI menyiapkan lahan, kemudian proposal diajukan ke Menristek," kata Menteri.

Dan jika proposal itu memenuhi standar dan layak, maka akan dibentuk fakultas komunikasi dengan program studi jurnalisme.

Ketua PWI Margiono mengatakan kurikulum yang akan digunakan Sekolah Jurnalisme Indonesia sudah disusun dan siap dijalankan.

Para pengajar di sekolah itu nantinya adalah wartawan-wartawan senior, anggota PWI dari seluruh Indonesia.

Dalam puncak perayaan Hari Pers Nasional, Ketua Dewan Pers Bagir Manan menilai kebebasan pers semestinya berupa keberpihakan pers terhadap publik bukan menempatkan diri sebagai bagian integral kekuatan-kekuatan politik yang bersaing.

Menurut Bagir, keberpihakan jadi masalah ketika pers menjadi partisan karena partisan, lanjutnya, tidak layak dalam pers bebas.

"Pers partisan merendahkan diri sendiri, mengesampingkan kode etik, dan standar jurnalistik. Pengaruh politik terhadap pers meresahkan publik, ini faktor utama partisipan pers," ujar Bagir.

Ia menambahkan, persoalan lainnya yakni adanya pers "abal-abal" yang semestinya tidak bisa ditoleransi oleh insan pers.

Peringatan Hari Pers Nasional 2015 dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla mewakili Presiden Joko Widodo yang saat ini sedang kunjungan negara di Filipina.

Hari pers 2015 yang diusung dengan tema "Pers Sehat, Bangsa Hebat". (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026