
Bulog Tanjungpinang Bantah Beras Miskin Langka

Dua bulan lagi baru kami mengajukan permohonan pendistribusian beras
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Perum Bulog Subdivisi Regional Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) membantah beras miskin langka.
"Stok beras di gudang Tanjungpinang mencapai 3.000 ton. Itu mencukupi untuk menutupi kebutuhan keluarga kurang mampu selama tiga bulan ke depan," kata Kepala Bulog Subdivre Tanjungpinang Edi Hanif di Batu 5 Tanjungpinang, Selasa.
Dia juga mempersilahkan jurnalis dan pemerintah untuk memeriksa persediaan beras miskin di Bulog Tanjungpinang. Bulog belum mengajukan permohonan penambahan beras karena masih mencukupi.
"Dua bulan lagi baru kami mengajukan permohonan pendistribusian beras," ujarnya.
Edi menjelaskan wilayah kerja Bulog Tanjungpinang mencakup Bintan, Lingga, Natuna dan Kepulauan Anambas. Beras miskin sudah didistribusikan ke Tanjungpinang dan Bintan.
Beras miskin sebanyak 1.000 ton baru sampai di Natuna, begitu juga dengan beras untuk rakyat miskin 600 ton sudah sampai di Anambas beberapa hari lalu.
Sedangkan beras miskin untuk masyarakat tidak mampu di daerah tersebut masih tersimpan di gudang milik Bulog di Dabo Singkep. Hal itu disebabkan Bupati Lingga Daria belum melayangkan surat permintaan kepada Bulog.
"Kebutuhan raskin di Tanjungpinang 115.230 kg perbulan, Bintan 76.575 kg, Lingga 72.060 kg,Natuna 23.085, Anambas 13.800 kg," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
